PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP IBU POST PARTUM TENTANG HIPERBILIRUBIN PADA BAYI BARU LAHIR
(1) Akper Dharma wacana
(2) Akper Dharma Wacana
(3) Akper Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Hiperbilirubinemia adalah akumulasi bilirubin dalam darah yang berlebihan ditandai dengan adanya jaundice atau ikterus, jika tidak di tangani dapat menyebabkan kern-ikterus. salah satu upaya untuk mengurangi kejadian hiperbilirubin adalah dengan melakukan pendidikan kesehatan. Penerapan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang hiperbilirubin pada bayi baru lahir. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subyek yang digunakan yaitu ibu post partum hari ke 8-12 di Wilayah kerja Puskeswas Purwosari Kecamatan Metro Utara tahun 2020. Analisa data dilakukan menggunakan analisa deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan sebelum dilakukan penerapan pada subyek dengan skor 72% dengan kategori cukup, setelah penerapan memperoleh skor 88% dengan kategori baik dan keterampilan pada subyek sebelum penerapan dengan skor 40% dengan kategori kurang baik, tingkat keterampilan subyek setelah penerapan memperoleh skor 85% dengan kategori baik. Kesimpulan dari penerapan pendidikan kesehatan terhadap ibu post partum tentang hiperbilirubin pada bayi baru lahir mempengaruhi pengetahuan ibu dan keterampilan dalam melakukan pencegahan terjadinya hiperbilirubin.
Â
Kata Kunci         : Bayi Baru Lahir, Hiperbilirubin,
Â
Full Text:
PDFReferences
Hockenberry & Wilson, M, J., & Wilson, D. (2009). Essentials of pediatric nursing. Eight edition. St Louis: Mosby Elsevier.
Bobak, dkk. (2005). Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC.
Deswita. (2014). Hubungan Pendidikan Kesehatan dengan Kejadian Hiperbilirubin di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan, 10(1), 28-31.
Budiman & Riyanto (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan Dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Yuliana, F., Hidayah, N., & Wahyuni, S. (2018). Hubungan Frekuensi Pemberian Asi Dengan Kejadian Ikterus Pada Bayi Baru Lahir Di Rsud Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2017. Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 9(1), 25-34.
Adoba, P., Ephraim, R, K., Kontor, K, A., Bentsil, J, J., Adu, P., Anderson, M., & Nsiah, P. (2018). Knowledge Level And Determinants Of Neonatal Jaundice: A Cross-Sectional Study In The Effutu Municipality Of Ghana. International journal of pediatrics, 2018.
Khan, A. (2019). 5 Amaizing Benefits of Sunlight for Newborn Babies, paediatric.
Dewi, L, N, V. (2013). Asuhan Neonatus Bayi dan Balita. Jakarta: Salemba Medika.
Salih, F, M. (2001). Can Sunlight Replace Phototherapy Units In The Treatment Of Neonatal Jaundice? Anin Vitro Study. Photodermatology, photoimmunology & photomedicine, 17(6), 272-27.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id