HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK DI DESA BANJAR NEGERI KECAMATAN WAY LIMA KABUPATEN PESAWARAN

Rita Sari

Abstract


Karies gigi atau gigi berlubang merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering kita jumpai di masyarakat saat ini, penyakit ini dapat terjadi pada semua usia, baik balita, anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Karies gigi merupakan suatu penyakit yang terjadi pada jaringan keras gigi (email dan dentin) dan di awali dengan demineraliasasi komponen anorganik gigi dan kemudian di ikuti dengan hancurnya matriks organik gigi. Salah satu penyebab tingginya angka kejadian karies adalah kurangnya pengetahuan orang tua  akan kesehatan gigi anak mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah. Variabel penelitian adalah pengetahuan Ibu dengan kejadian karies gigi pada anak, dengan menggunakan metode pendekatan crossectional jumlah populasi sebanyak 126 dengan sampel 56 ibu yang memiliki anak yang berumur 6-11 tahun di Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran dengan tehnik yang digunakan random sampling. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Setelah di tabulasi, data yang ada di analisis dengan menggunakan Uji chi-aquere dengan program SPSS dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil yang diperoleh p value 0,029. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dengan kejadian karies gigi pada anak di Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten pesawaran tahun 2014.


Full Text:

PDF

References


Sariningrum, 2009. Hubungan Tingkat Pendidikan, Sikap dan Pengetahuan Orang Tua Tentang Kebersihan Gigi dan Mulut Pada Anak Balita 3 – 5 Tahun Dengan Tingkat Kejadian Kareis di PAUD Jatipurno.Skripsi. Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam www.skul.usu.go.id

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. 2010. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010. Jakarta

Nugroho, 2012. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Orang Tua Tentang Pemberian Susu Botol Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Siswa Pra Sekolah. Dalam www.scrbd.com

Notoadmodjo, S. 2010. Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi. Jakarta : Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. 2003. Pendidikan dan prilaku kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Arikunto. 2009. Manajemen Penelitian. Rineka Cipta, Jakarta

Hongini, S. 2012. Kesehatan Gigi & Mulut. Pustaka Rineka Cipta.

Negra, T. 2010. Hubungan pengetahuan ibu

tentang penggunaan susu formula

Dengan kejadian caries gigi pada balita usia 2 - 4 tahun di desa Nguwok kecamatan modo kabupaten lamongan. http://Negra blospot.com

Kemp. J, 2004. Gigi si Kecil. Jakarta : Erlangga

Hermawan, Rudi.2010. Menyehatkan Daerah

Mulut.Yogyakarta: Buku Biru

Mustaida, 2008. Perawatan Gigi dan Mulut.

Jakarta. Prestasi Pustaka.

Notoadmodjo, S. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Sugiono 2010 Metodologi kuantitatif kwalitatif & RND, Alfabeta

Nugroho. 2000. Metodologi Penelitian Ed Revisi. Jakarta. : Rineka Cipta.

Mubarak, I. W. (2011). Promosi Kesehatan

Untuk Kebidanan, Jakarta : Salemba Medika.

Negra, T. 2010. Hubungan pengetahuan ibu

tentang penggunaan susu formula Dengan kejadian caries gigi pada balita usia 2 - 4 tahun di desa Nguwok kecamatan modo kabupaten lamongan. http://Negra blospot.com


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Wacana Kesehatan (ISSN (Cetak) : 2088-5776, ISSN (Online) : 2541-6251)

Published by :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalwacanakesehatan@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

 

 

Flag Counter