PENERAPAN TEPID SPONGE TERHADAP MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI PADA PASIEN ANAK DEMAM USIA TODDLER ( 1 – 3 TAHUN)

Eky irlianti1* Immawati Immawati2 sri Nurhayati3
(1) Akper Dharma wacana
(2) Akper Dharma Wacana
(3) Akper Dharma wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Latar Belakang: Hipertermia adalah keadaan ketika individu mengalami kenaikan suhu tubuh terus menerus lebih dari 38 oC. Salah satu cara metode fisik untuk menurunkan demam yang bersifat nonfarmakologi adalah Tepid sponge bertujuan menurunkan suhu permukaan tubuh. Tujuan:  untuk menggambarkan pemberian tepid sponge terhadap mengatasi masalah keperawatan hipertermi pada pasien  anak demam.. Metode: menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan adalah 1 orang anak yang mengalami demam.  Hasil: Hasil penerapan adalah anak berusia 3,2 tahun berjenis kelamin laki-laki. Klien mengalami demam selama 2 hari, nyeri perut di area kanan bawah dan tidak bisa kentut. Gambaran suhu tubuh sebelum dilakukan penerapan kompres  tepid sponge suhu tubuh klien mencapai 39,8 oC. Penerapan kompres tepid sponge suhu tubuh klien sudah menurun  menjadi 38,6 oC. Simpulan: Teknik tepid sponge dalam penerapan sudah menurunkan suhu tubuh anak sebesar 1,2 oC. Bagi ibu yang memiliki anak dengan hipertermia dapat menjadikan tepid sponge sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi masalah demam pada anak.

Kata Kunci          :   Demam, Hipertermi, Tepid sponge

 

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan

Tamsuri, A. (2012). Tanda-Tanda Suhu Tubuh. Jakarta: EGC.

Suriadi & Yuliani, R. (2010). Asuhan Keperawatan Pada Anak. Jakarta: Sagung Seto.

Wardiyah, A., Setiawati & Setiawan, D. (2016). Perbandingan Efektifitas Pemberian Kompres Hangat dan Tepid Sponge terhadap Penurunan Suhu Tubuh anak yang Mengalami Demam RSUD dr. H. Abdoel Moeloek Propinsi Lampung. Jurnal Ilmu Keperawatan- Volume 4, No. hal 44-56.

Rekam Medik Rumah Sakit Umum Daerah Jenderal Ahmad Yani Metro. (2019). 10 Besar Penyakit di Ruang Anak 2019. Metro.

Haryani, S., & Arif, S. (2012). Pengaruh Kompres Tepid sponge Hangat terhadap Penurunan Suhu Tubuh pad Anak Umur 1 – 10 tahun dengan Hipertermia (Studi Kasus di RSUD Tugurejo Semarang. STIKES Telogorejo.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Prilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Astuti, P, Astuti, W. T & Nurhayati, L. (2018). Penerapan Water Tepid Sponge (WTS) untuk Mengatasi Demam Tipoid Abdomalis pada An. Z. Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara. Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Volume 4, Nomor 2, Hal 20-29.

Chairulfatah, A. (2017). Demam pada Anak Patogenesis dan Aplikasi Klinis. Jakarta: IDAI.

Pane, M, D, C. (2020). Demam. Diunduh tanggal 19 Mare6t 2020 dari https://www.alodokter.com/demam.

Potter,P.A., & Perry, A.G. (2010). Fundamental Keperawatan Buku 2 Edisi 7. Jakarta: SEA.

Kyle, T & Carman,S. (2018). Buku Ajar Keperawatan Pediatri Edisi 2 Volume 3. Jakarta: EGC.

Marcdante, K.J., Kliegman. R.M., Jenson. H.B., & Behrman. R.E. (2014). Ilmu


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id