PENERAPAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENGATASI MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT PADA PASIEN CEPHALGIA DI KOTA METRO

Ahmad Fudori, Anik Innayati, Immawati Immawati

Abstract


Cephalgia atau nyeri kepala merupakan salah satu gejala gangguan neurologis yang paling umum. Gejala tersebut juga dikaitkan dengan banyak penyakit dan gangguan lain. Sakit kepala bukan penyakit, melainkan gangguan yang mendasari adanya masalah di kranioserebri. Nyeri adalah perasaan yang tidak nyaman yang sangat subjektif dan hanya orang yang mengalaminya yang dapat menjelaskan dan mengevaluasi perasan tersebut. Nyeri kepala terjadi karena tulang tengkorak dan jaringan otak kurang memiliki serabut saraf yang sensitif dengan nyeri, tetapi struktur tertentu didalam dan sekitar kubah kranial sensitif terhadap nyeri. Penerapan relaksasi otot progresif bertujuan untuk mengatasi masalah keperawatan nyeri kepala pada pasien cephalgia. Metode karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan yaitu pasien cephalgia dengan masalah keperawatan nyeri. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan relaksasi otot progresif selama 1 hari, terjadi penurunan skala nyeri dari skala nyeri 6 menjadi 4, akan tetapi dalam dalam kategori nyeri yang sama, agar lebih efektif seharusnya latihan relaksasi otot progresif diteruskan minimal selama ±10 menit dilakukan 1 kali sehari selama 3 hari. Bagi pasien cephalgia hendaknya dapat melakukan penerapan relaksasi otot progresif secara mandiri untuk membantu menurunkan atau mengontrol nyeri akut.

 

Kata Kunci      : Cephalgia, Nyeri, Relaksasi Otot Progresif.


Full Text:

PDF

References


Rosdahl, C.B & Kowalski, M.T. (2017). Buku Ajar Keperawatan Dasar Edisi 10. Jakarta : EGC.

WHO. (2016). Headache disorders. diunduh pada tanggal 19 Maret 2020 pukul 21.00 WIB, dalam website: https://www.who. int/news-room/fact-sheets/detail/ headache-disorders.

Inayati, D., dkk. (2018). Perbedaan Efek Relaksasi Stretching dan Aromaterapi terhadap Keluhan Nyeri Kepala Primer Karyawan PT X. Cendekia Eksata, 3(2).

Dinkes Kota Metro. (2019). Sepuluh Penyakit Terbanyak Pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Kota Metro. Kota Metro: Dinas Kesehatan Kota Metro.

Medical Record RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. (2019). 10 Besar Penyakit di Ruang Saraf RSUD Jend. Ahmad Yani Metro tahun 2019.

Hartono, R.I.W. (2012). Akupresur untuk Berbagai Penyakit. Yogyakarta: Rapha.

LeMone, P., Burke, KM & Bauldoff, G. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Edisi 5 Gangguan Neurologi. alih Bahasa: Subekti, B N. Jakarta: EGC.

Black, J M & Hawks, J H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8. Buku 1. Jakarta : Salemba Medika.

Saleh., L.M., dkk. (2019). Teknik Relaksasi Otot Progresif pada Air Traffic Controller (ATC). Yogyakarta: ISBN Elektronik.

Potter, P A & Perry, A G. (2010). Fundamentals of Nursing Fundamental Keperawatan Buku 3 Edisi 7. alih Bahasa: Nggie, A F & Albar, M. Jakarta: Salemba Medika.

Mubarak, W H., Indrawati, L & Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar Buku 2. Jakarta: Salemba Medika.

Rahmasari, I. (2015). Relaksasi Otot Progresif Dapat Menurunkan Nyeri Kepala Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta (Progressive Muscle Relaxation Can Reduce Headache In General Hospital Dr. Moewardi Surakarta). IJMS-Indonesian Journal on Medical Science, 2 (2).

Meyer, B., et al. (2016). Progressive Muscle Relaxation Reduces Migraine Frequency and Normalizes Amplituder of Contingent Negative Variation (CNV). The Jurnal of Headache and Pain. DOI 10.1186/s10194-016-0630-0.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Published by :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdharmawacana.ac.id