PENERAPAN SENAM KAKI DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP BANJARSARI KECAMATAN METRO UTARA

Desi Pratiwi, Sri Nurhayati, Janu Purwono

Abstract


Diabetes melitus yaitu suatu kelainan pada seseorang yang ditandai naiknya kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia) yang diakibatkan karena kekurangan insulin. Hiperglikemia jangka panjang dapat berperan menyebabkan komplikasi mikrovaskular kronik (penyakit ginjal dan mata) dan komplikasi neuropatik. Penatalaksanaan diabetes melitus bertujuan menormalkan aktivitas insulin dan kadar glukosa darah untuk mengurangi komplikasi yang ditimbulkan akibat DM dengan cara menjaga kadar glukosa dalam batas normal tanpa terjadi hipoglikemia serta memelihara kualitas hidup yang baik. Penatalaksanaan yang akan diterapkan penulis pada karya tulis ilmiah ini yaitu penerapan senam kaki diabetes. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan yaitu dua pasien dengan deabetes melitus. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan terjadi penurunan kadar gula darah pada subyek I (Ny. W) dari 395 mg/dl menjadi 185 mg/dl dan pada subyek II (Tn. K) dari 235 mg/dl menjadi 160 mg/dl. Kesimpulan penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan senam kaki diabetes selama 3 hari, terjadi penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Bagi pasien diabetes melitus hendaknya dapat melakukan penerapan senam kaki secara mandiri untuk membantu menurunkan atau mengontrol kadar gula darah.

Kata Kunci      :  Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah, Senam Kaki Diabetes.


Full Text:

PDF

References


Padila. (2012). Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta : Nuha Medika.

WHO. (2018). Diabetes. diakses pada tanggal 04 Februari 2021 pukul 19.00 WIB dalam: https://www.who.int/ news-room/fact-sheets/detail/diabetes.

Kemenkes RI. (2018). Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Medical Record UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Kecamatan Metro Utara (2021). 10 Penyakit Besar.

Brunner & Suddarth. (2020). Keperawatan Medikal-Bedah Edisi 12. alih bahasa Yulianti, D & Kimin, A. Jakarta: EGC.

Damayanti, S. (2015). Diabetes Melitus dan Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta : Nuha Medika.

Black, J M & Hawks, J H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8. Buku 2. Jakarta : Salemba Medika.

Ekowati, W., Iskandar, A., & Sumarwati, M. (2013). Pengaruh Terapi Relaksasi Terhadap Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Mellitus. Kesmas Indonesia, 6 (01), 64-74.

LeMone, P., Burke, KM & Bauldoff, G. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Volume 2. Alih Bahasa: Subekti, B N. Jakarta: EGC.

Santoso, A., Trijayanto, P A & Endiyono. (2017). Hubungan Riwayat Garis Keturunan dengan Usia Terdiagnosis Diabetes Melitus Tipe II. Universitas Muhammadiyah Magelang ISSN 2407-9189.

Cicilia, L., Kaunang, W. P., & Langi, F. L. (2019). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Diabetes Melitus. KESMAS, 7(5).

Mahmud, F. R., Sudirman, S., & Afni, N. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Diabetes Melitus. Jurnal Kolaboratif Sains, 1(1).

Hakim, D. L. (2018). Hubungan tingkat sosial ekonomi: pendidikan, penghasilan, dan fasilitas dengan pencegahan komplikasi kronis pada penyandang diabetes melitus tipe 2 (Doctoral dissertation, universitas Muhammadiyah Surakarta).

Isnaini, N., & Ratnasari, R. (2018). Faktor Risiko Mempengaruhi Kejadian Diabetes Mellitus Tipe Dua. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 14(1), 59-68.

Wijaya, S.A & Putri., M.Y. (2013). KMB 2: Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.

Nuraeni, N., & Arjita, I. P. D. (2019). Pengaruh Senam Kaki Diabet Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Type II. Jurnal Kedokteran, 3(2), 618-627.

Purwono, J., Fitri, N. L., Ludiana., Hasanah, U., & Ayubbana, S. (2020). Effects of Sleep Quality Towards Blood Glucose Levels As At Type Ii Diabetes Mellitus Patients. Systematic Reviews in Pharmacy, 11(11), 223-226.

Mitra, A. (2008). Diabetes and Stress. Ethno-Med, 2 (2): 131-135,(Online),(http://www.krepublis hers.com/02 Journals/S EM/EM -02-0-000 08-Web/EM-02-2- 000-08-Abst-PDF/EM,02 2 131- 08-046-Mitra-A/EM-02 2-131- 08-046-Mitra-A-Tt. pdf,

Dolongseda, F. V., Masi, G. N., & Bataha, Y. B. (2017). Hubungan pola aktivitas fisik dan pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe ii di poli penyakit dalam rumah sakit pancaran kasih gmim manado. e-journal Keperawatan (e-Kp) Volume 5 Nomor 1

Ruben, G., Rottie, J., & Karundeng, M. (2016). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Enemawira. Jurnal Keperawatan, 4(1).

Wibisana, E., & Sofiani, Y. (2017). Pengaruh Senam Kaki Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Di Rsu Serang Provinsi Banten. Jurnal JKFT, 2(2), 107-114.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Published by :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdharmawacana.ac.id