PENERAPAN SENAM KAKI TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOSARI KEC. METRO UTARA TAHUN 2021

Ervina Eka Mustofa1* Janu Purwono2 Ludiana Ludiana3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) ervinaekamustofa@gmail.com
(*) Corresponding Author

Abstract

Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Pada pasien DM, Sel-sel dalam tubuh berhenti berespon terhadap insulin atau pankreas berhenti memproduksi insulin, hal ini mengakibatkan hiperglikemia sehingga dalam waktu tertentu dapat menyebabkan komplikasi metabolik akut, selain itu dalam jangka panjang hiperglikemia menyebabkan komplikasi neuropatik. Penatalaksanaan diabetes mellitus selain dengan menggunakan obat dapat dilakukan dengan cara diet makanan, edukasi dan  olahraga. Olahraga yang dapat dilakukan oleh penderita diabetes melitus yaitu jalan, jogging, bersepedah dan senam. Penatalaksanaan yang akan diterapkan penulis pada karya tulis ilmiah ini yaitu penerapan senam kaki diabetik. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan yaitu dua pasien dengan diabetes melitus. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil pemeriksaan kadar gula darah sebelum dan setelah penerapan senam kaki pada subyek I dari 205 mg/dl menjadi 200 mg/dl, sedangkan pada subyek II dari 381 mg/dl menjadi 263 mg/dl. Kesimpulan penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan senam kaki diabetik selama 3 hari, terjadi penurunan kadar gula darah pada kedua subyek penerapan. Bagi pasien diabetes melitus hendaknya dapat melakukan penerapan senam kaki secara mandiri untuk membantu menurunkan atau mengontrol kadar gula darah, sehingga terhindar dari komplikasi akibat tingginya kadar gula darah. 

Full Text:

PDF

References


World Health Organization. (2020). Changing The Game To Improve Availability And Affordability Of Quality-Assured Insulin And Associated Devices. diakses pada tanggal 05 Februari 2021 pukul 10.00 WIB dalam: https://ww.who.int/

Kemenkes RI. (2019). Hasil Utama Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Dinkes Kota Metro. (2019). Profil Kesehatan Kota Metro. Kota Metro: Dinas Kesehatan Kota Metro.

Medical Record Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara. (2021). Laporan SP3 LB 1 Data Penyakit Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara.

Wijaya, S.A & Putri., M.Y. (2013). KMB 2: Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.

Damayanti, S. (2015). Diabetes Melitus dan Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta : Nuha Medika.

Rokhman, K M & Santoso, D (2018) Tentang Penerapan Senam Kaki Diabetes Melitus Untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Dirumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Karya Tulis Ilmiah.

Azizah, N. (2020). Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Puasa pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus tipe 2 di RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode Januari-Desember 2018. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 12(1).

Fanani, A. (2020). The Relationship of Risk Factors with Diabetes Mellitus. Jurnal Keperawatan, 12(3), 371-378.

LeMone, P., Burke, KM & Bauldoff, G. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Volume 2. Alih Bahasa: Subekti, B N. Jakarta: EGC.

Girsang, P. (2020). Faktor Resiko Kejadian Diabetes Melitus Terhadap Pasien Yang Datang Berobat Ke Klinik Asri Wound Medan Tembung Tahun 2019. Jurnal Keperawatan.

Isnaini, N., & Ratnasari, R. (2018). Faktor risiko mempengaruhi kejadian Diabetes mellitus tipe dua. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 14(1), 59-68.

Fried, H. G & Hadenemos, J. G. (2015). Biologi, Edisi Kedua. McGraw-Hill. Erlangga.

Purwono, J., Fitri, N. L., Hasanah, U., & Ayubbana, S. (2020). Effects of Sleep Quality Towards Blood Glucose Levels As At Type Ii Diabetes Mellitus Patients. Systematic Reviews in Pharmacy, 11(11), 223-226.

Mitra, A. (2008). Diabetes and Stress. Ethno-Med, 2 (2): 131-135, (Online), (http://www.krepublis hers.com/02 Journals/S EM/EM -02-0-000 08-Web/EM-02-2- 000-08-Abst-PDF/EM,02 2 131- 08-046-Mitra-A/EM-02 2-131- 08-046-Mitra-A-Tt. pdf.

Dolongseda, F. V., Masi, G. N., & Bataha, Y. B. (2017). Hubungan pola aktivitas fisik dan pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe ii di poli penyakit dalam rumah sakit pancaran kasih gmim manado. e-journal Keperawatan (e-Kp) Volume 5 Nomor 1.

Wibisana, E., & Sofiani, Y. (2017). Pengaruh Senam Kaki Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Di Rsu Serang Provinsi Banten. Jurnal JKFT, 2(2), 107-114.

Nurlinawati, N., Kamariyah, K., & Yuliana, Y. (2018). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Sungai Duren Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi| JIITUJ|, 2(1), 61-67.

Hardika, B. D. (2018). Penurunan gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II melalui senam kaki diabetes. Medisains, 16(2), 60-66.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id