PENERAPAN KOMPRES DINGIN UNTUK MENGURANGI INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR DI RSUD JEND. AHMAD YANI METRO

Anggrita Malorung1* Anik Inayati2 Senja Atika Sari3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Fraktur adalah patah tulang yang disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik. Prinsip penanganan fraktur, pengurangan, imobilisasi dan fungsi tindakan bedah serta kekuatan normal dengan rehabilitasi. Nyeri post operasi merupakan salah satu masalah yang dialami setelah pembedahan. Kompres dingin dapat meredakan nyeri akibat kompres dingin dapat mengurangi aliran darah ke suatu bagian dan mengurangi perdarahan edema yang diperkirakan menimbulkan efek analgetik dengan memperlambat kecepatan hantaran saraf sehingga impuls nyeri yang mencapai otak lebih sedikit. Tujuan: Menggambarkan penerapan kompres dingin untuk mengurangi intensitas nyeri pada pasien pasca fraktur. Metode: menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan adalah pasien yang mengalami post operasi fraktur di RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. Hasil: Data pengkajian: subyek (Tn. S) berjenis kelamin laki-laki, usia 46 tahun, diagnosa pasca operasi fraktur nasal. Hasil pengkajian sebelum dilakukan penerapan kompres dingin/ kirbat es, subyek mengalami nyeri sedang (skala 6). Hasil pengkajian setelah dilakukan dilakukan penerapan kompres/ kirbat es, terjadi penurunan skala nyeri menjadi nyeri ringan (skala 2). Kesimpulan: Penerapan kompres dingin yang dilakukan penulis mampu menurunkan nyeri pada pasien pasca fraktur. Bagi keluarga mampu meningkatkan pengetahuan tentang nyeri dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh ketika anggota keluarga lain mengalami nyeri dapat dilakukan penanganan yang tepat.

Full Text:

PDF

References


Noor, Z. (2020). Buku Ajar gangguan Muskuloskeletal. Jakarta: Salemba Medika.

Lukman & Ningsih, N. (2012). Asuhan Keperawatan pada klien dengan gangguan Sistem Muskuloskeletal. Jakarta: Salemba Medika.

Rosdahl, C. B., & Kowalski, M. T. (2017). Buku Ajar Keperawatan Dasar Edisi 10. Jakarta: EGC.

Anugerah, A. P., Purwandari, R & Hakam, M. (2017). Pengaruh Terapi Kompres Dingin terhadap Nyeri Post Operasi ORIF (Open Reduction Internal Fixation) pada Pasien Fraktur di RSUD Dr. H. Koesnadi Bondowoso. e-jurnal Pustaka Kesehatan. Vol. 5 (No.2), Mei 2017.

Setyawati, D. S., Sukreny, N & Khoiriyah. (2018). Kompres Dingin pada vertebra (Lumbal) terhadap Skala Nyeri Psien Post Operasi. Prosding Seminar Nasional (Volume 1, 2018).

Tamsuri, A. (2012). Tanda-Tanda Suhu Tubuh. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

KBBI. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Online). Available at: hhtp://kbbi.web.id/pusat.

Asmadi. (2012). Teknik Prosedural Keperawatan Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: Salemba Medika

Mubarak, W. I., Indrawati, L & Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta; Salemba Medika.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id