PENERAPAN TERAPI MENGGENGGAM BOLA KARET TERHADAP PERUBAHAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE DENGAN HEMIPARASE DI KOTA METRO

Dimas Galih Saputra1* Nia Risa Dewi2 Sapti Ayubbana3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Stroke merupakan salah satu jenis penyakit penyebab kecacatan dan kematian. Salah satu masalahyang timbul adalah melemahnya kekuatan otot pada ekstermitas dan akan menghambat aktifitas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penerapan ini menggunakan metode study kasus penerapan genggam bola karet yang dilakukan minimal 2 kali sehari selama 5 hari. subjek yang digunakan sebanyak 1 orang pasien yang didiagnosa stroke dengan hemiparase. Hasil penerapan menunjukan bahwa setelah diberikan penerapan terapi menggenggam bola karet selama 5 hari, kekuatan otot ekstermitas kiri atas mengalami peningkatan diukur dengan Handrip Dynamometer, sebelum penerapan adalah 4,1 kg dan setelah penerapan menjadi 6,4 kg dan apabila diukur menggunakan alat ukur kekuatan otot manual muscle test kekuatan otot responden dalam derajat 2 mengalami perubahan sedikit tetapi tetap dalam rentang kekuatan otot derajat 2. Penerapan menggenggam bola karet menunjukan bahwa terbukti dapat meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke yang mengalami hemiparase. Bagi pasien stroke yang mengalami hemiparase diharapkan dapat melakukan terapi genggam bola karet untuk meningkatkan kekuatan otot ekstermitas.

Full Text:

PDF

References


Balitbang Kemenkes, R. I. (2018).

Riset Kesehatan Dasar

(RISKESDAS) 2018. Jakarta:

Kementerian Kesehatan RI.

Medical Record RSUD Jend. Ahmad

Yani Metro. (2019). 10 Penyakit

Terbesar Ruang Penyakit Saraf.

Muttaqin, Arif. (2012). Asuhan

Keperawatan Klien dengan

Gangguan Sistem Persarafan.

Jakarta: Salemba Medika.

Mardati, L., Setyawan, D., &

Kusuma, M. A. B. (2014). Perbedaan

Range of motion spherical grip dan

cylindrical grip terhadap kekuatan

otot ekstremitas atas pada pasien

stroke di RSUD Tugurejo

Semarang. Karya Ilmiah.

Ariastuti, N. L., Okvi, A.,

Kurniawati, D., & Aini, H. N.

(2015). Pengaruh Range Of Motion

Aktif (Cylindrikal Grip) Terhadap

Kekuatan Otot Ekstermitas Atas Pada

Pasien Stroke Non Hemoragik di

SMC RS. Telogorejo. Jurnal Ilmu

Keperawatan dan Kebidanan, 7(1).

Faridah, U. F., Sukarmin, S., &Kuati,

S. (2019). Pengaruh ROM Exercise

Bola Karet terhadap Kekuatan Otot

Genggam Pasien Stroke di RSUD

Raa Soewondo Pati. Indonesia

Jurnal Perawat, 3(1), 36-43.

Guyton & Hall. (2011). Buku Ajar

Fisiologi Kedokteran. Singapore:

eslsevier

Nurartianti, N., &Wahyuni, N. T.

(2017). Pengaruh Terapi Genggam

Bola Terhadap Peningkatan Motorik

Halus Pada Pasien Stroke. Jurnal

Kesehatan, 8(1), 922-926.

LeMone, Burke &Bauldoff (2016).

Keperawatan Medikal Bedah. (M. T.

Iskandar & R. P. Wulandari, Ed., W.

Praptiani, D. Widiarti& N. B.

Subekti, Penerj.) ( Ed. 5). Jakarta:

EGC.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id