PENERAPAN TERAPI SPIRITUAL WUDHU PADA PASIEN RISIKO PERILAKU KEKERASAN

Made Musleha1* Nury Luthfiyatil Fitri2 Uswatun Hasanah3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Risiko Perilaku Kekerasan merupakan suatu bentuk perilaku seseorang yang dapat membahayakan fisik, emosi, dan seksual pada diri sendiri dan pada orang lain. Risiko perilaku kekerasan yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan kerugian baik pada diri sendiri, orang lain maupun lingkungan sekitar. Maka penanganan pasien dengan risiko perilaku kekerasan perlu dilakukan secara cepat dan tepat . Penanganan pasien dengan risiko perilaku kekerasan dapat dilakukan dengan cara farmakologi dan strategi pelaksanaan. Salah satu penangan pada pasien risiko perilaku kekerasan yaitu dengan terapi spiritual. Terapi spiritual adalah suatu terapi yang dilakukan dengan cara mendekatkan diri terhadap kepercayaan yang dianutnya. Wudhu dapat bermanfaat untuk menjernihkan pikiran, menyejukkan hati, mengurangi stress, rasa khawatir, marah dan dapat merangsang sistem kerja. Tujuan dari penerapan ini adalah untuk mengetahui terapi spiritual : wudhu terhadap perubahan tanda – gejala pasien risiko perilaku kekerasan di UPTD Puskesmas Metro tahun 2021. Karya tulis ilmah ini menggunakan desain studi kasus, subyek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak dua pasien dengan masalah utama risiko perilaku kekerasan. Hasil persentase tanda – gejala pada subyek sebelum diberikan terapi yaitu 35,7% dan pada subyek II 7,1%. Hasil persentase tanda – gejala pada subyek I setelah diberikan terapi yaitu 42,8% dan pada subyek II 14,2%. Hasil penerapan ini menunjukkan bahwa setelah diberikan penerapan terapi spiritual : wudhu terjadi penurunan tanda – gejala pada ke dua subyek.

Full Text:

PDF

References


Yosep, Iyus & Sutini, Titin. (2016). Buku

Ajar Keperawatan Jiwa dan Advance

Mental Health Nursing. Bandung : PT

Rafika Aditama.

Nasir, Abdul., & Muhith, Abdul. (2011).

Dasar – Dasar Keperawatan Jiwa

Pengantar dan Teori. Jakarta Salemba

Medika.

WHO (2019) Gangguan Jiwa, lembar

fakta. Di unduh pada tanggal 5 Maret

pukul 20.00 WIB, dari

anagement/en/ >.

Nanda International Inc. (2015).

Diagnosis Keperawatan: Definisi &

Klasifikasi 2015-2017 Ed.10. Jakarta :

EGC. 2015

Muhith, Abdul. (2015). Pendidikan

Keperawatan Jiwa Teori dan Aplikasi.

Yogyakarta : CV. Penerbit Andi Offset.

Sutejo. (2019). Keperawatan Jiwa.

Yogyakarta : Pustaka Baru Press.

Ika, Kusuma, dkk (2020). Efektifitas

Terapi Spiritual Wudhu Untuk

Mengontrol Emosi Pada Pasien Resiko

Perilaku Kekerasan. Di unduh pada tanggal 20 Febuari 2021 pukul 10.30

WIB, dari https://ejurnal.stikesalirsyadclp.ac.id/index.php/T

ens/aticle/view/109/73.

Supriadi, dkk, (2020). Hubungan Terapi

Spiritual Dengan Mengontrol Pada Pasien

Perilaku Kekerasan di Rumah Sakit

Khusus Daerah Provinsi Sulawesi

Selatan. Di unduh pada tanggal 20

Febuari 2021 pukul 12.00 WIB. Dari

Satrio,K.L. (2015). Buku Ajar

Keperawatan Jiwa. Bandar Lampung:

LP2M Institusi Agama Islam


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id