PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP KECEMASAN PASIEN PRAOPERASI DI RUANG BEDAH RSUD JEND. AHMAD YANI KOTA METRO TAHUN 2021

Sakila Witri Dian Ningrum, Sapti Ayubbana, Anik Inayati

Abstract


Pembedahan atau operasi adalah salah satu tindakan medis yang menggunakan cara invasif dengan cara membuka bagian tubuh. Respon psikologis yang dapat muncul karena pembedahan adalah cemas. Secara umum orang yang mengalami kecemasan akan berdampak pada sejumlah gangguan fisik seperti turunnya daya tahan tubuh, mudah pusing, kejang otot (kram), serta bisa menderita penyakit yang lebih serius seperti kardiovaskular, hipertensi. Teknik yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan yaitu relaksasi nafas dalam. Karya tulis ilmiah menggunakan desain studi kasus. Tujuan karya tulis ilmiah ini yaitu untuk mengetahui efektifitas relaksasi nafas dalam terhadap kecemasan. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif menggunakan kuisioner NRSA. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan relaksasi nafas dalam, tingkat kecemesan responden mengalami penurunan baik pada 4 jam sebelum masuk ruang operasi maupun 1 jam sebelum masuk ruang operasi. Kesimpulan relaksasi nafas dalam dapat tingkat kecemasan pada pasien praoperasi. Bagi responden yang akan menjalani operasi, hendaknya dapat melakukan atau menerapkan relaksasi nafas dalam sebagai salah satu upaya untuk menurunkan tingkat kecemasan.

Full Text:

PDF

References


Rosdahl, C.B & Kowalski, M.T.

(2015). Buku Ajar Keperawatan

Dasar Edisi 10 Vol. 3. Jakarta : EGC.

Kemenkes RI. (2015). Pembedahan

Tanggulangi 11% Penyakit Di Dunia. Kementrian Kesehatan RI. Badan

Penelitian dan Pengembangan

Kesehatan.

Medikal Record RSUD Jend. Ahmad

Yani Metro. (2019). Data Kasus

Pembedahan di ruang Bedah RSUD

Jend. Ahmad Yani Metro.

Maryunani, A. (2014). Asuhan

Keperawatan Perioperatif – Pre

Operasi (Menjelang Pembedahan).

Jakarta: Tim.

Baradero, M., Dayrit, M.W &

Siswadi, Y. (2016). Prinsip & Praktik

Keperawatan Perioperatif. Jakarta:

EGC.

Mubarak, W I., Indrawati, L &

Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu

Keperawatan Dasar Buku 2. Jakarta:

Salemba Medika.

Hardiyati. (2020). Kecemasan Saat

Pandemi Covid-19. Gowa: Jariah

Publishing Intermedia.

Gea, N.K. (2014). Pengaruh Relaksasi

Nafas dalam Terhadap Penuruan

Tingkat Kecemasan Pasien Pre

Operasi di RSUD Kota Bekasi. Jurnal

Program Studi S1 Ilmu Keperawatan

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan

Medistra Indonesia Bekasi.

Sari, F. S. (2017). Pengaruh Teknik

Relaksasi Terhadap Penurunan

Tingkat Kecemasan Pasien

Praoperatif. Menara Ilmu, 11(75).

Wahyuningsih, Sutanta & Afifah,

V.A. (2019). Pengaruh Teknik

Relaksasi Nafas dalam Terhadap

Tingkat Kecemasan Pasien Pre

Operasi Fraktur Femur. Media Ilmu

Kesehatan Vol. 8, No. 3.

Inayati, A & Ayubbana, S. (2017).

Hubungan Tingkat Kecemasan

Dengan Peningkatan Tekanan Darah

Pada Pasien Praoperasi Elektif

Diruang Bedah. Jurnal Wacana

Kesehatan, 2(1), 31-35.

Lusianah., Indaryani, E D & Suratun.

(2012). Prosedur Keperawatan.

Jakarta: TIM.

Potter, P A & Perry, A G. (2010).

Fundamentals of Nursing

Fundamental Keperawatan Buku 2

Edisi 7. alih Bahasa: Nggie, A F &

Albar, M. Jakarta: Salemba Medika.

Aprianto, D., Kristiyawati, S. P., &

Purnomo, S. E. C. (2013). Efektifitas

Teknik Relaksasi Imajinasi

Terbimbing Dan Nafas Dalam

Terhadap Penurunan Kecemasan Pada

Pasien Pre Operasi. Karya Ilmiah.

Puspita, N. A., Armiyati, Y., & Arif,

S. (2014). Efektifitas Waktu

Penerapan Teknik Relaksasi Nafas

Dalam Terhadap Penurunan

Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi

Bedah Mayor Abdomen Di Rsud

Tugurejo Semarang. Karya Ilmiah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id