PENERAPAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP BANJARSARI KOTA METRO

Aknes Falo1* Ludiana Ludiana2 Sapti Ayubbana3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian. Gejala klinis yang dialami oleh pasien hipertensi biasanya berupa pusing, mudah marah, telinga berdengung, sukar tidur, sesak napas, rasa berat ditengkuk, mudah lelah, mata berkunang-kunang, dan mimisan. Dampak hipertensi apabila tidak teratasi dapat menyebabkan kerusakan arteri didalam tubuh sampai organ seperti gagal jantung, stroke, kerusakan ginjal, retinopati hingga kebutaan. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk tekanan darah pada pasien hipertensi adalah melalui relaksasi nafas dalam. Tujuan penerapan ini adalah membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui relaksasi nafas dalam di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Kota Metro tahun 2022. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan sebanyak 2 (dua) pasien hipertensi. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan relaksasi nafas dalam tekanan darah pada kedua subyek yang mengalami penurunan. Bagi pasien hipertensi, diharapkan dapat melakukan relaksasi nafas dalam secara mandiri karena dapat membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.

Full Text:

PDF

References


Triyanto, E. (2017). Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.

WHO. (2021). Hypertension. diunduh pada tanggal 20 Maret 2022 dalam website: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension.

Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2019. Kementrian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Dinkes Provinsi Lampung. (2021). Profil Kesehatan Provinsi Lampung. Lampung: Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Medical Record Puskesmas Banjarsari Kec. Metro Utara. (2021). Laporan Data Penyakit Puskesmas Banjarsari Kec. Metro Utara.

Fikriana, R. (2018). Sistem Kardiovaskuler. Yogyakarta : Deepublish.

Wijaya, S.A & Putri., M.Y. (2013). KMB 2: Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.

Rohmawati, D. L. (2020). Terapi Komplementer untuk Menurunkan Tekanan Darah (Evidence Based Practice). Bandung: CV. Media Sains Indonesia.

Solehati, T & Kosasih, C E. (2015). Konsep & Aplikasi Relaksasi dalam Keperawatan. Bandung: Refika Aditama.

Masnina, R., & Setyawan, A. B. (2018). Pengaruh Terapi Relaksasi Napas Dalam Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Pasien Lansia Dengan Hipertensi di Puskesmas Pasundan Samarinda. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 5(2), 119-128.

Irfan, I., & Nekada, C. D. Y. (2018). Pengaruh Terapi Napas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 5(2), 354-359.

Black, J M & Hawks, J H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8. Buku 2. Jakarta : Salemba Medika.

Lusianah., Indaryani, D. E., & Suratun. (2012). Prosedur Keperawatan. Jakarta. CV. Trans Info Media.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id