PENERAPAN KOMPRES HANGAT PADA TENGKUK TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG PENYAKIT DALAM C RSUD JENDRAL AHMAD YANI KOTA METRO

Annida Pratama Damayanti1* Senja Atika Sari2 Ludiana Ludiana3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat. Nyeri adalah perasaan yang tidak nyaman yang sangat subjektif dan hanya orang yang mengalaminya yang dapat menjelaskan dan mengevaluasi perasaan tersebut. Selama ini, untuk mengatasi hipertensi dapat dilakukan berbagai upaya yaitu salah satu intervensi untuk menurunkan nyeri pada pasien hipertensi yaitu kompres hangat karena dapat memberikan rasa hangat pada daerah tertentu. Tujuan penerapan ini adalah untuk mengatasi intensitas nyeri tengkuk pada pasien hipertensi. Metode pada penerapan ini mengunakan desain studi kasus (case study). Subjek yang digunakan yaitu pasien hipertensi dengan masalah keperawan nyeri tengkuk. Analisa data dilakukan dengan mengkaji intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan penerapan kompres hangat. Hasil penerapan menunjukan bahwa setelah dilakukan penerapan kompres hangat pada tengkuk selama 2 hari, terjadi penurunan intensitas skala nyeri, pada subjek I terjadi penurunan skala nyeri dari skala nyeri 5 menjadi 4, sedangkan pada subjek II terjadi penurunan skala nyeri dari skala nyeri 5 menjadi 3. Penerapan kompres hangat ini berhasil menurunkan intensitas skala nyeri pada tengkuk. Bagi pasien hipertensi hendaknya dapat menerapkan kompres hangat secara mandiri untuk menurunkan intensitas nyeri pada tengkuk

Full Text:

PDF

References


Kemenkes RI. (2019). Hasil Utama Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan RI. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Dinkes Kota Metro. (2019). Profil Kesehatan Kota Metro. Kota Metro: Dinas Kesehatan Kota Metro.

Medikal Record RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. (2021). 10 Besar Penyakit rawat jalan dan rawat inap di RSUD Jend. Ahmad Yani Metro.

Arum, Y. T. G. (2019). Hipertensi pada penduduk usia produktif (15-64 tahun). HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)

LeMone, P., Burke, K. M., & Bauldaff, G. (2015). Buku ajar keperawatan medikal bedah. Egc.

Citra Anis Muji Lestari, C. I. T. R. A., & Wahyu Rima Agustin, R. I. M. A. (2021). Asuhan Keperawatan Pasien Hipertensi Dalam Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman Nyeri (Doctoral Dissertation, Universitas Kusuma Husada Surakarta).

Fadlilah, S. (2019). Pengaruh kompres hangat terhadap nyeri leher pada penderita hipertensi esensial di wilayah Puskesmas Depok I, Sleman Yogyakarta. Caring: Jurnal Keperawatan.

Setyawan, D., & Kusuma, M. A. B. (2014). Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Pada Leher Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Kepala Pada Pasian Hipertensi Di Rsud Tugurejo Semarang. Karya Ilmiah.

Hidayat, A. A., & Uliyah, M. (2016). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta: Salemba Medika.

Rohimah, S. (2015). Pengaruh kompres hangat pada pasien hipertensi esensial di wilayah kerja puskes kahurpian kota tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi.

Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah; Manajemen klinis untuk hasil yang diharapkan. Singapore. Salemba Medika

Mubarak, W. I., Indrawati, L., & Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar: Buku 2


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id