PENERAPAN SENAM KAKI DIABETES MELITUS TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS YOSOMULYO
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Diabetes melitus adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, saraf, dan pembuluh. Perubahan vaskular di ekstremitas bawah dapat mengakibatkan terjadinya arterioklorosis sehingga terjadi komplikasi yang mengenai kaki. Komponen latihan jasmani atau olahraga sangat penting dalam penatalaksanaan diabetes karena efeknya dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan pengambilan glukosa oleh otot dan memperbaiki pemakaian insulin. Salah satu olahraga yang dianjurkan terutama pada penderita usia lanjut adalah senam kaki, dimana tujuannya adalah untuk memperlancar peredaran darah dan mencegah terjadinya kaki diabetes. Tujuan:Â Mengetahui gambaran penerapan senam kaki terhadap penurunan kadar glukosa darah pasien DM tipe 2 di Puskesmas Yosomulyo. Metode: Menggunakan desain studi kasus. Subyek yang di gunakan adalah 2 orang pasien dengan diabetes melitus (DM). Penerapan dilakukan 1 kali sehari selama 4 hari dengan durasi 25 menit. Hasil: Hasil pengkajian sebelum penerapan senam kaki diabetes, kadar gula darah subyek 1 492 mg/dl dan subyek 2 sebesar 266 mg/dl. Hasil pengkajian setelah penerapan kaki diabetes, kadar gula darah subyek 1 436 mg/dl dan subyek 2 sebesar 130 mg/dl. Kesimpulan: Penerapan terapi senam kaki diabetes yang dilakukan penulis mampu menurunkan kadar gula darah pada penderita DM. Bagi penderita DM mampu imenerapkan senam kaki diabetes dengan baik dan benar.
Full Text:
PDFReferences
Maghfuri, A. (2016). Perawatan Luka Diabetes Melitus. Jakarta: Salemba Medika.
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. (2020). Tetap Produktif, Cegah dan Atasi Diabetes Melitus.
Profil Puskesmas Yosomulyo Metro Pusat. Metro. Dikutip dari https://dinkes.metrokota.go.id.
Kurniawaty, E. (2018). Diabetes Melitus Tipe 1 Pada Remaja. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wijaya, A. S & Putri, Y. M. (2013). Keperawatan Medikal Bedah (Keperawatan Dewasa). Yogyakarta: Nuha Medika.
LeMone, P., Burke, K. M & Bauldoff, G. (2015). Buku Ajar keperawatan Medikal Bedah Volume 2 Edisi 5. Alih bahasa: Subekti, B.N. Jakarta: EGC.
Smeltzer, S. C (2020). Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth Edisi 12. Jakarta: EGC.
Widianti, A. T & Proverawati, A. (2018). Aplikasi Senam Untuk Kesehatan Senam Kesehatan. Yogyakarta: Medical Book.
Suarniati, S., Hasanuddin, F & Nasriani. (2021). Penerapan Senam Kaki pada Pasien Diabetes Melitus. Alaudin Scientific Journal of Nursing, 2021, 2 (10, 32 – 40.
Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Endryanto, E. (2012). Efektifitas Senam Kaki Diabetes Mellitus dengan Koran terhadap Sensitivitas Kaki pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2.
Ruben, G., Rottie, J. V & Karundeng, M. Y. (2016). Pengaruh Senam Kaki Diabetes terhadap Perubahan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Enemawira. eJournal Keperawatan (eKP) Volume 4 Nomor 1, Mei 2016.
LeMone, P., Burke, K. M & Bauldoff, G. (2020). Buku Ajar keperawatan Medikal Bedah Gangguan Endokrin Edisi 5. Alih bahasa: Subekti, B.N. Jakarta: EGC
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id