PENERAPAN FISIOTERAPI DADA DAN BATUK EFEKTIF TERHADAP SATURASI OKSIGEN PASIEN PPOK DI RUANG PARU RSUD JEND. AHMAD YANI METRO
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan suatu istilah yang sering digunakan untuk sekelompok penyakit paru-paru yang berlangsung lama dan ditandai oleh peningkatan resistensi terhadap aliran udara. PPOK telah menjadi penyebab kematian nomor 3 di dunia, tahun 2019 tercatat 3,23 juta kematian di dunia akibat dunia. PPOK dapat menyebabkan kerusakan pada alveolar sehingga bisa mengubah fisiologi pernapasan dan terjadi penurunan saturasi oksigen. Peningkatan saturasi oksigen sendiri dapat di pengaruhi oleh kemampuan proses difusi, peningkatan kapasitas vital dan ventilasi paru. Salah satu manajemen keperawatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas vital paru sehingga dapat memaksimalkan proses difusi adalah menggunakan fisioterapi dada dan batuk efektif. Tujuan penerapan ini adalah meningkatkan saturasi oksigen pasien PPOK menggunakan fisioterapi dada dan batuk efektif di Ruang Paru RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan dua orang pasien PPOK yang mengalami penurunan saturasi oksigen. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukan bahwa hasil penerapan fisioterapi dada dan batuk efektif Sebelum penerapan saturasi oksgien kedua subjek adalah 91% atau berada di bawah rentang batas normal. Setelah penerapan saturasi oksigen subjek I meningkat menjadi 96% dan subjek II meningkat menjadi 97% atau berada pada rentang batas normal. Disarankan agar pasien PPOK dapat melakukan fisioterapi dada dan batuk efektif untuk membantu meningkatkan saturasi oksigen.
Full Text:
PDFReferences
Somantri, I.(Salemba Medika, 2016). Asuhan Keperawatan Pada Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan.
Faisal, A. (Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, 2017). Pengaruh batuk Efektif Terhadap Perubahan Derajat Sesak Napas Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Di Poliklinik Paru RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin.
WHO. (Diakses: 12 April 2023) Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). (2023).Tersediapada:https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/chronic-obstructive-pulmonary-disease-(copd).
Kemenkes RI. (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI, 2013) Riset Kesehatan Dasar 2013.
Black, J. M. & Hawks, J. H. (Elsevier Inc, 2017).Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. 3,
Hartono.(2015). Peningkatan Kapasitas Vital Paru pada Pasien PPOK Menggunakan Metode Pernapasan Pursed Lips. J. Terpadu Ilmu Keperawatan 4, 59–63.
Mertha, I. M., Putri, P. J. Y. & Suardana, I. ketut. (2018). Pengaruh Pemberian Deep Breathing Exercise Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien PPOK. J. Gema Keperawatan 3, 1–9.
Priadi, Setyaji, N. I. & Pertiwi, A. K. (2016). Pengaruh Fisioterapi Dada Terhadap Ekspektorasi Sputum dan Peningkatan Saturasi Oksigen Penderita PPOK Di RSP Dungus Madiun. J. Keperawatan Madiun 3, 14–20.
Muttaqin, A. (Salemba Medika, 2018).Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan.
Nurmayanti, N., Waluyo, A., Jumaiyah, W. & Azzam, R. (2019) Pengaruh Fisioterapi Dada, Batuk Efektif dan Nebulizer terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen dalam Darah pada Pasien PPOK. J. Keperawatan Silampari 3, 362–371.
Astriani, N. M. D. Y., Aryawan, K. Y. & Heri, M. (2020) Teknik Clapping dan Vibrasi Meningkatkan Saturasi Oksigen Pasien PPOK. J. Keperawatan Silampari 4, 248–256.
Sinaga, J., Nurliyani, N. & Saleh, Y. D. (2017) Paparan pestisida terhadap kejadian penyakit paru obstruktif kronis pada petani. Ber. Kedokt. Masy. 33, 529.
Lukito, A.(2019) Hubungan Faktor Resiko Dengan Kejadian Pada Penyakit Paru Obstruksi Kronik Di Puskesmas Mandala. J. Penelit. Keperawatan Med. 1, 43–47
Budiman & Riyanto, A. (Salemba Medika, 2013).Kapita Selekta Kuesioner: Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan.
Isakh, B. M., Eryando, T., Hananto, M. & Hermawan, A. (2017). Pajanan Polutan Dalam/Luar Rumah dan Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronis Pada Responden Studi Kohor PTM di Kota Bogor Provinsi Jawa Barat. J. Ekol. Kesehat. 16, 140–149
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id