PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG STUNTING DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS GANJAR AGUNG KECAMATAN METRO BARAT
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Stunting (pendek) atau gagal tumbuh adalah suatu kondisi yang menggambarkan status gizi kurang yang memiliki sifat kronis pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak sejak awal masa kehidupan. Jumlah kasus stunting di dunia pada anak usia di bawah 5 tahun masih tinggi yaitu sekitar 144 juta kasus. Masalah stunting berpotensi menyebabkan kematian premature serta mengalami gangguan perkembangan mental dan kognitif. Gangguan yang terjadi cenderung bersifat ireversibel dan berpengaruh pada perkembangan balita. Langkah utama dari penanggulangan stunting adalah melalui perubahan perilaku dengan mengedukasi (memberikan pendidikan kesehatan) masyarakat. Tujuan penerapan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang stunting melalui penyuluhan kesehatan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Ganjar Agung Kec. Metro Barat tahun 2023. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan dua orang ibu hamil. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa faktor resiko stunting pada subyek I tidak ditemukan sedangkan pada subyek II yaitu pendidikan SMP, pendapatan keluarga <2 juta/bulan, status gravida G4P1A2 dan jarak kehamilan 1,9 tahun. Pengetahuan subyek I dan subyek II sebelum penerapan pendidikan kesehatan termasuk dalam kategori cukup dan setelah penerapan pendidikan kesehatan mengalami peningkatan dan masuk dalam kategori baik. Disarankan bagi ibu hamil hendaknya menjaga status gizi selama kehamilan agar masalah stunting pada bayi yang dilahirkan dapat dicegah.
Full Text:
PDFReferences
Teja, M. Stunting Balita Indonesia Dan Penanggulangannya. Pus. Penelit. Badan Keahlian DPR RI XI, 13–18 (2019).
UNICEF, WHO & World Bank. Levels And Trends in Child Malnutrion UNICEF-WHO-World Bank Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva WHO 24, 1–16 (2020).
Kemenkes RI. Buletin Stunting. Kementeri. Kesehat. RI 301, 1163–1178 (2018).
Kemenkes RI. Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional, Provinsi, Dan Kabupaten/Kota Tahun 2021. (Studi Status Gizi Indonesia Kemenkes RI, 2021).
Kemenkes RI. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. (2019).
Dinkes Kota Metro. Profil Kesehatan Kota Metro Tahun 2020. (Dinas Kesehatan Kota Metro, 2021).
Helmyati, S., Atmaka, D. R., Wisnusanti, S. U. & Wigati, M. Stunting Permasalahan dan Penanganannya. (Gadjah Mada University Press, 2019).
Olsa, E. D., Sulastri, D. & Anas, E. Hubungan Sikap dan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Baru Masuk Sekolah Dasar di Kecamanatan Nanggalo. J. Kesehat. Andalas 6, 523 (2018).
Kemenkes RI. Cegah Stunting, itu Penting. Pus. Data dan Informasi, Kementeri. Kesehat. RI 2, 1–27 (2018).
Notoatmodjo, S. Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi. (PT. Rineka Cipta, 2014).
Kisman, Supodo, T., Munir, S. & Banudi, L. Pengaruh Pemberian Metode Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting. J. Media Gizi Pangan 27, 86–97 (2020).
Arsyati, A. M. Pengaruh Penyuluhan Media Audiovisual Dalam Pengetahuan Pencegahan Stunting Pada Ibu Hamil Di Desa Cibatok 2 Cibungbulang. Promotor 2, 182 (2019).
Rosmiati, Muhdar, Tedy Tulak, G., Saputri, E. & Wahyu Susanti, R. Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Stunting Untuk Meningkatkan Pengetahuan Para Ibu Di Wilayah Kerja Puskesmas Polinggona. J. Endur. Kaji. Ilm. Probl. Kesehat. 5, 557–563 (2020).
Manggala, A. K., Kenwa, K. W. M., Kenwa, M. M. L., Sakti, A. A. G. D. P. J. & Sawitri, A. A. S. Risk factors of stunting in children aged 24-59 months. Paediatr. Indones. 58, 205–12 (2018).
Apriluana, G. & Fikawati, S. Analisis Faktor-Faktor Risiko terhadap Kejadian Stunting pada Balita (0-59 Bulan) di Negara Berkembang dan Asia Tenggara. Media Penelit. dan Pengemb. Kesehat. 28, 247–256 (2018).
Nshimyiryo, A. et al. Risk factors for stunting among children under five years: A cross-sectional population-based study in Rwanda using the 2015 Demographic and Health Survey. BMC Public Health 19, 1–10 (2019).
Maryunani, A. Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan. (CV. Trans Info Media, 2017).
Ernawati, R. & Jayanti, R. Faktor Jarak Kehamilan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Harapan Baru Samarinda Seberang. Borneo Student Res. 2, 1705–1710 (2021).
Sarman & Darmin. Hubungan ASI Eksklusif dan Paritas dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-12 Bulan di Kota Kotamobagu : Studi Retrospektif. Gema Wiralodra 12, 206–216 (2021).
Budiman & Riyanto, A. Kapita Selekta Kuesioner: Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. (Salemba Medika, 2013).
Effendy, N. Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. (Buku Kedokteran EGC, 2015).
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id