PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING TERHADAP NYERI KEPALA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG PENYAKIT DALAM A RSUD JEND. AHMAD YANI METRO

Franxischus Endi Supriadi1* Nury Luthfiyatil Fitri2 Nia Risa Dewi3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara abnormal. Tanda dan gejala yang khas dijumpai pada penderita hipertensi adalah nyeri kepala. Gangguan rasa nyaman nyeri dapat mengganggu kualitas dan kuantitas tidur sehingga menyebabkan keletihan dan kemungkinan disorientasi. Penatalaksanaan gangguan rasa nyaman nyeri sendiri dapat dilakukan menggunakan terapi komplementer dan terapi penunjang. Di antara terapi komplementer (terapi pendamping) yang banyak digunakan saat ini yaitu relaskasi slow deep breathing. Tujuan penerapan ini adalah menurunkan nyeri kepala pasien hipertensi menggunakan terapi slow deep breathing di RPDA RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan dua orang pasien hipertensi yang mengalami nyeri kepala. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa karakteristik subyek I yaitu berumur 90 tahun, jenis kelamin perempuan, pendidikan tidak sekolah, pekerjaan ibu rumah tangga, indeks masa tubuh 21,3 (normal), tidak merokok, TD: 170/80 mmHg. Sedangkan subjek II berusia 50 tahun, jenis kelamin laki-laki, pendidikan SMA, pekerjaan wiraswasta, indek masa tubuh 18,5 (normal), memiliki perilaku merokok, TD: 160/80 mmHg. Sebelum penerapan nyeri kepala yang dirasakan subjek I berada pada skor 8 (nyeri berat) dan subjek II berada pada skor 9 (nyeri berat). Setelah penerapan nyeri kepala yang dirasakan subjek I menurun menjadi 2 (nyeri ringan) dan pada subjek II menurun menjadi menjadi 3 atau berada pada rentang nyeri ringan. Disarankan agar penderita hipertensi hendaknya dapat melakukan relaksasi slow deep breathing untuk membantu menurunkan nyeri kepala.

Full Text:

PDF

References


WHO. Hypertension. (Diakses: 1 Januari 2023)World Health Organization (2021). Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension.

Kemenkes RI. (2018). Laporan Nasional RISKESDAS 2018.

Dinkes Kota Metro. Profil Kesehatan Kota Metro Tahun 2020. (Dinas Kesehatan Kota Metro, 2021).

Triyanto, E. (Graha Ilmu, 2017) Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu..

Kristmas, S., Elysabeth, D. & Ferawati, Y. 87, 17 (2018).Pengaruh Slow Deep Breathing Dalam Menurunkan Nyeri Kepala Pada Penderita Hipertensi. J. Keperawatan

LeMone, P., Burke, K. M. & Bauldoff, G. (Buku Kedokteran EGC, 2016).Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. 1,

Black, J. M. & Hawks, J. H. Keperawatan Medikal Bedah: manajemen klinis untuk hasil yang diharapkan. 1, (Elsevier Inc, 2017).

Octhami, H. (Poltekes Kemenkes Bengkulu, 2019). Pengaruh Terapi Relaksasi Slow Deep Breathing terhadap Perubahan Skala Nyeri Kepala pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu. 8,

Zakiyah, A. (Salemba Medika, 2015). Nyeri: Konsep dan Penatalaksanaan dalam Praktek Keperawatan Berbasis Bukti.

Togha, M. 22, 110 (2022). et al. Characteristics and comorbidities of headache in patients over 50 years of age: a cross-sectional study. BMC Geriatr.

Kowalak, J. P., Welsh, W. & Mayer, B. (Buku Kedokteran EGC, 2017).Buku Ajar Patofisiologi.

Sundari, L. & Bangsawan, M. ** XI, 216223 (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi. Lilies Sundari*, Merah Bangsawan

Neuhauser, H. K. 137, 6782 (2016). The epidemiology of dizziness and vertigo. Handb. Clin. Neurol.

Maulidina, F. (Arsip Kesehat. Masyarakat) 4, 149155 (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Jati Luhur Bekasi Tahun 2018. ARKESMAS

Jatmiputri, S. S. ( Studi Kasus di Bandara Ahmad Yani Semarang ) Laporan Hasil. 6, 12441252 (2016). Pengaruh Stres Kerja dan Nyeri Kepala Pada Pekerja Ground Handling

Verrotti, A., Fonzo, A., Penta, L., Agostinelli, S. & Parisi, P. 2014, 17 (2014). Obesity and headache/migraine: The importance of weight reduction through lifestyle modifications. Biomed Res. Int.

Chung, P. W. 17, 229235 (2021). et al. Smoking history and clinical features of cluster headache: Results from the korean cluster headache registry. J. Clin. Neurol.

Premani, dr. N. N. T., Diniari, dr. N. K. S. & Widyasih, dr. K. 1, 124 (2017). Nyeri Kepala Sekunder dengan Komorbid Gangguan Penyesuaian Reaksi Campuran Cemas dan Depresi. Neurol. J.

Nuraini, D. S., Setyawan, D. & WIdiyanto, B. 1, 110 (2019). Perbedaan Slow Deep Breathing Dan Diaphragmatic Breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di RSUD Ambarawa. J. Ilmu keperawatan dan Kebidanan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id