IMPLEMENTASI KOMBINASI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI
(1) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(2) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Hipertensi atau tekanan darah tinggi (≥140/90 mmHg) dikenal sebagai silent killer karena seringkali tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak penderita tidak menyadari dirinya mengidap penyakit ini. Himpertensi dialami sekitar 1,28 milyar penduduk dunia. Penyakit ini membutuhkan pengobatan jangka panjang bahkan seumur hidup. Terapi yang aman untuk penderita hipertensi adalah terapi non farmakologi seperti relaksasi otot progresif dan rendam kaki air hangat. Tujuan implementasi ini adalah mengidentifikasi tekanan darah pasien hipertensi sebelum dan setelah pemberian terapi kombinasi relaksasi otot progresif dan rendam kaki air hangat. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Responden yang digunakan dua pasien hipertensi. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil implementasi menunjukkan bahwa faktor risiko hipertensi pada Subjek I (Tn. S) dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, konsumsi kafein, pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, serta status gizi overweight, sedangkan pada Subjek II (Ny. S) lebih dominan dipengaruhi oleh usia, pekerjaan, dan obesitas. Sebelum intervensi, tekanan darah Subjek I tercatat 192/120 mmHg (hipertensi derajat II) dan Subjek II 150/95 mmHg (hipertensi derajat I). Setelah dilakukan kombinasi relaksasi otot progresif dan rendam kaki air hangat selama empat hari, tekanan darah Subjek I menurun menjadi 155/92 mmHg dan Subjek II menjadi 125/80 mmHg. Disimpulkan bahwa kombinasi relaksasi otot progresif dan rendam kaki air hangat terbukti mampu membantu menurunkan tekanan darah pasien hipertensi.
Full Text:
PDFReferences
Kemenkes RI. Pedoman Pengendalian Hipertensi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2024).
Mills, K. T., Stefanescu, A. & He, J. The global epidemiology of hypertension. Physiol. Behav. 176, 100–106 (2021).
WHO. Hypertension. World Health Organization (2023). Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension. (Diakses: 1 Januari 2023)
Kemenkes RI. Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 (SKI) Dalam Angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, 2024).
Dinkes Kota Metro. Profil Kesehatan Kota Metro Tahun 2023. (2024).
LeMone, P., Burke, K. M. & Bauldoff, G. Buku ajar keperawatan medikal bedah. 3, (Buku Kedokteran EGC, 2019).
Triyanto, E. Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. (Graha Ilmu, 2019).
Putri, R. M., Tasalim, R., Basit, M. & Mahmudah, R. Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap Penurunan Mean Arterial Pressure (MAP) Penderita Hipertensi. J. Keperawatan 15, 975–984 (2023).
Setyoadi & Kushariyadi. Terapi Modalitas Keperawatan Pada Klien Psikogeriatrik. (Salemba Medika, 2021).
Nopriani, Y., Primanda, Y. & Makiyah, S. N. N. Efektivitas Kombinasi Relaksasi Otot Progresif dan Rendam Kaki Air Hangat terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Din. Kesehat. 9, 627–636 (2018).
Rahayu, S. M., Hayati, N. I. & Asih, S. L. Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif terhadap Tekanan Darah Lansia dengan Hipertensi. Media Karya Kesehat. 3, 91–98 (2020).
Fiana, F. K. & Indarjo, S. Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Hipertensi. HIGEIA (Journal Public Heal. Res. Dev. 8, 1–11 (2024).
Black, J. M. & Hawks, J. H. Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. 2, (Elsevier Inc, 2019).
Baringbing, E. P. Pengaruh Karakteristik Pendidikan dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. Doris Sylvanus Provinsi Kalimantan Tengah. J. Surya Med. 9, 124–130 (2023).
Setiandari, E. Hubungan Pengetahuan, Pekerjaan dan Genetik (riwayat hipertensi dalam keluarga) Terhadap Perilaku Pencegahan Penyakit Hipertensi. Media Publ. Promosi Kesehat. Indones. 5, 457–462 (2022).
Haryono, R. & Setianingsih, S. Awas Musuh-musuh Anda Setelah Usia 40 tahun. (Gosyen Publishing, 2019).
Kasanah, N. N., Prakoso, A. B. & Sani, F. N. Pengaruh Kombinasi Relaksasi Otot Progresif Dan Rendam Kaki Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. J. Penelit. Perawat Prof. 2, 1333–1336 (2020).
Ramdhani, N. & Putra, A. A. Pengembangan Multimedia“ RELAKSASI .” (Universitas Gadjah Mada, 2017).
Sulidah, Yamin, A. & Susanti, R. D. Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia. J. Keperawatan Padjadjaran 4, 11–20 (2016).
Santoso, D. A., Ernawati & Maulana, M. A. Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Penurnan tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Khatulistiwa Kota Pontianak. J. Kesehat. Univ. Tanjungpura 3, 1–14 (2019).
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id