IMPLEMENTASI RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN CORONARY ARTERY DISEASE (CAD)

Veni Nadia Nandari1* Tri Kesuma Dewi2 Nury Luthfiyatil Fitri3
(1) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(2) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Coronary artery disease (CAD) merupakan kondisi kardiovaskuler serius yang disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, seperti kurang aktivitas fisik dan pola makan tinggi kolesterol, yang menimbulkan penumpukan plak di arteri koroner. CAD dapat menyebabkan komplikasi serius dan menjadi salah satu penyebab utama kematian. Pasien CAD sering mengalami kecemasan, yang dapat memperpanjang masa perawatan dan meningkatkan risiko mortalitas. Terapi relaksasi genggam jari merupakan intervensi sederhana yang diyakini efektif untuk menurunkan kecemasan dengan merangsang titik refleksi di tangan, sehingga tubuh menjadi rileks dan ketegangan otot berkurang. Tujuan implementasi ini adalah mengidentifikasi tingkat kecemasan pasien coronary artery disease (CAD) sebelum dan sesudah pemberian terapi relaksasi genggam jari. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Responden yang digunakan dua pasien CAD yang mengalami kecemasan. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil studi menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, riwayat hipertensi, dan riwayat diabetes mellitus merupakan faktor risiko yang memengaruhi tingkat kecemasan pasien CAD. Sebelum pemberian terapi genggam jari, kedua subjek mengalami cemas kategori sedang, dan setelah terapi diberikan, tingkat kecemasan menurun menjadi kategori ringan. Disimpulkan bahwa terapi genggam jari efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan pasien CAD.

Full Text:

PDF

References


Shahjehan, R. D., Sharma, S. & Bhutta, B. S. Coronary Artery Disease. StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing (2024). Tersedia pada: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK564304/. (Diakses: 26 Februari 2025)

Stark, B., Johnson, C. & Roth, G. A. Global Prevalence of Coronary Artery Disease: an Update From the Global Burden of Disease Study. J. Am. Coll. Cardiol. 83, 2320 (2024).

WHO. Cardiovascular diseases (CVDs). 1–3 (2024). Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds). (Diakses: 20 April 2023)

Kemenkes RI. Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 (SKI) Dalam Angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, 2024).

Brown, J. C., Gerhardt, T. E. & Kwon, E. Risk Factors for Coronary Artery Disease. StatPearls [Internet] 05, 1–21 (2023).

Rezaee, M. et al. Anxiety, a significant risk factor for coronary artery disease: what is the best index. BMC Psychiatry 24, 1–9 (2024).

Deter, H. C. et al. Does Anxiety Affect Survival in Patients with Coronary Heart Disease? J. Clin. Med. 12, (2023).

Manurung, N. Terapi Reminiscence: solusi pendekatan sebagai upaya tindakan keperawatan dalam menurunkan kecemasan, stress dan depresi. (CV. Trans Info Media, 2019).

Amaliya, B. & Sari, N. K. Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Perubahan Kecemasan Pasien Penyakit Jantung Koroner. Mahakam Nurs. J. 2, 405–413 (2021).

Nurlatifah, N. E., Budiharto, I. & Fauzan, S. Efektifitas antara relaksasi ganggam jari dengan relaksasi napas dalam pada tingkat ansietas pasien pra bedah orthopedi di RSUD Dr. Soedarso Pontianak. J. ProNers 4, 1–12 (2019).

Huriani, E., Olimviani, S. P. & Putra, H. Handheld Technique Compared to Deep Breathing Technique in Reducing Anxiety Before Cardiac Catheterization. Indones. Contemp. Nurs. J. 6, 12–20 (2021).

Latifah, I. R. N. Relaksasi Genggaman Jari untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan. J. Penelit. Kesehat. Suara Forikes 13, 218–222 (2022).

Lakatta, E. G. & Levy, D. Arterial and cardiac aging: Major shareholders in cardiovascular disease enterprises: Part II: The aging heart in health: Links to heart disease. Circulation 107, 346–354 (2021).

Budiman, F., Mulyadi & Lolong, J. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Infark Miokard Akut di Ruangan CVCU RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO. J. Chem. Inf. Model. 53, 1689–1699 (2020).

Mohammadpour, A., Sadeghmoghadam, L., Shareinia, H., Jahani, S. & Amiri, F. Investigating the role of perception of aging and associated factors in death anxiety among the elderly. Clin. Interv. Aging 13, 405–410 (2018).

Remes, O., Brayne, C., van der Linde, R. & Lafortune, L. A systematic review of reviews on the prevalence of anxiety disorders in adult populations. Brain Behav. 6, 1–5 (2019).

Albert, P. R. Why is depression more prevalent in women? Journal of Psychiatry and Neuroscience 40, 219–221 (2020).

Black, J. M. & Hawks, J. H. Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. 3, (Elsevier Inc, 2019).

Ely, A. V., Alio, C., Bygrave, D., Burke, M. & Walker, E. Relationship Between Psychological Distress and Cognitive Function Differs as a Function of Obesity Status in Inpatient Heart Failure. Front. Psychol. 11, 504060 (2020).

Player, M. S. & Peterson, E. L. Anxiety disorders, hypertension, and cardiovascular risk: A review. Int. J. Psychiatry Med. 41, 365–377 (2021).

Bojanić, I., Sund, E. R., Sletvold, H. & Bjerkeset, O. Prevalence trends of depression and anxiety symptoms in adults with cardiovascular diseases and diabetes 1995–2019: The HUNT studies, Norway. BMC Psychol. 9, 1–6 (2021).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id