PENERAPAN PSIKORELIGIUS DZIKIR UNTUK MENGONTROL HALUSINASI PADA PASIEN GANGGUAN SENSORI PERSEPSI HALUSINASI PENDENGARAN DI RSJD PROVINSI LAMPUNG

Indah Permata Sari1* Nia Risa Dewi2 Nury Luthfiyatil Fitri3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Halusinasi adalah gangguan persepsi sensori terjadi ada perubahan persepsi stimulus baik internal maupun eksternal yang disertai dengan respon berkurang, berlebih atau terdistorsi. Tanda dan gejala halusinasi yaitu mendengar suara-suara kegaduhan, mendengar suara yang mengajak bercakap-cakap, mendengar suara yang menyuruh melakukan sesuatu berbahaya, bicara atau tertawa sendiri, marah-marah tanpa sebab, mengarahkan telinga ke arah tertentu, dan menutup telinga. Tujuan dari Karya Tulis Ilmiah ini untuk mengetahui Bagaimanakah Penerapan Psikoreligius Dzikir Untuk Mengontrol Halusinasi Pada Pasien Gangguan Sensori Persepsi Halusinasi Pendengaran Di RSJD Provinsi Lampung. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Sampel penelitian ini berjumlah 2 orang. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi tanda dan gejala halusinasi dan kemampuan melakukan Terapi Psikoreligius Dzikir, Hasil penelitian ini sebelum diberikan Terapi Psikoreligius Dzikir  tanda dan gejala halusinasi pada kedua klien masuk kategori berat yaitu Subyek I 71%, Subyek II. 71%. Sedangkan Kemampuan kedua klien masuk kategori rendah yaitu Subyek I 30%, Subyek II. 30%.   Sesudah diberikan Terapi Psikoreligius Dzikir  kedua klien masuk kategori ringan dengan tanda dan gejala halusinasi Subyek I 0%, Subyek II. 0%. Sedangkan Kemampuan kedua klien masuk kategori tinggi  yaitu Subyek I, 90%, Subyek II. 90%. Kesimpulan dari penelitian ini kedua subyek mengalami perubahan dari halusinasi berat ke halusinasi ringan, serta mengalami perubahan kemampuan dalam mengontrol halusinasi dengan menggunakan terapi psikoreligius dzikir dari kategori kemampuan rendah ke kemampuan tinggi. Pemberian terapi psikoreligius dzikir dapat menurunkan tanda dan gejala halusinasi dan meningkatkan kemampuan mengontrol halusinasi dengan terapi psikoreligius dzikir

Full Text:

PDF

References


Sutejo.(2017). Keperawatan Jiwa.Cetakan Pertama. Yogyakarta: Pustaka Baru Press

Stuart, G. W. (2016). Prinsip Dan Praktik Keperawatan Kesehatan Jiwa Stuart. Jakarta: ELSEVIER.

Badan penelitian dan pengembangan kesehatan (2018). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Hasil Utama Riskesdas, 2018. http://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf Diunduh pada tanggal 25 Maret 2021 pukul 18.00 WIB.

Tim Pokja SDKI DPP PNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Wahyudi, A & Fibrian, A, I. (2016) Faktor Resiko Terjadinya Skizofrenia. Semarang: Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang.

Munandar, A., dkk. (2019). Terapi Psikoreligius Dzikir Menggunakan Jari Tangan Kanan Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa. https://ojs.dinamikakesehatan.unism.ac.id/index.php/dksm/article/view/451/346 Diunduh pada tanggal 25 Maret 2021 pukul 17.00 WIB.

Dermawan, D., (2017). Pengaruh Terapi Psikoreligius: Dzikir Pada Paien Halusinasi Pendengaran di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta.. https://www.researchgate.net/publication/333106990_Pengaruh_Terapi_psikoreligius_dzikir_pada_paien_halusinasi_pendengaran_di_RSJD_dr._Arif_Zainudin_Surakarta.di unduh pada tanggal 24 Maret 2021 pukul 12.00 WIB.

Hidayati, W.C, dkk. (2014). Pengaruh Terapi Religius Dzikir Terhadap Peningkatan Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Halusinasi. http://ejournal.stikestelogorejo.ac.id/index.php/ilmukeperawatan/article/view/243/268 Diunduh pada tanggal 28 Maret 2021 pukul 10.00 WIB.

Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Satrio, K, L, Wulandari, D, Hartoto, Fiolasari, Y, Suhendro.(2019/2020).Buku Kerja Mahasiswa Praktek Keperawatan Jiwa Program D-III Keperawatan. Surabaya: CV Gemilang

Yusuf, Ah.. dkk, (2015). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta : Salemba Medika.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id