PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENATALAKSANAAN KEJANG DEMAM PADA ANAK USIA TODDLER (1 – 3 TAHUN) DI PUSKESMAS GANJAR AGUNG KECAMATAN METRO BARAT
(1) Aakdemi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Demam adalah keadaan ketika suhu tubuh meningkat melebihi suhu tubuh normal (> 38 oC). Penanganan kejang demam dapat dipengaruhi oleh pengetahuan. Pengetahuan yang benar serta pembelajaran yang tepat merupakan dasar dalam melakukan penanganan kejang demam. Pemberian pendidikan kesehatan diharapkan dapat menambah informasi sehingga mengubah sikap orangtua dalam melakukan penanganan kejang demam pada anak Tujuan:Â Menggambarkan penerapan pendidikan kesehatan tentang penatalaksanaan kejang demam untuk meningkatkan pengetahuan orangtua pada anak usia toddler (1-3 tahun). Metode: Menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan adalah 2 orang orangtua yang memiliki anak usia toddler (1-3 tahun) Â yang mengalami kejang demam. Hasil: Tingkat pengetahuan subyek sebelum dilakukan penerapan pendidikan kesehatan tentang kejang demam kedua subyek berbeda. Subyek 1 dalam kategori tingkat pengetahuan sedang (70%) dan subyek 2 dalam kategori tingkat pengetahuan baik (75%). Tingkat pengetahuan setelah dilakukan penerapan pendidikan kesehatan terjadi peningkatan kedua subyek berada pada tingkat pengetahuan baik (85%). Kesimpulan: Penerapan pendidikan kesehatan tentang penatalaksanaan kejang demam pada anak usia toddler (1-3 tahun) yang dilakukan penulis mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang kejang demam. Bagi ibu agar mampu meningkatkan pengetahuan tentang kejang demam pada anak dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki sehingga ketika anak mengalami kejang demam dapat dilakukan penanganan yang tepat.
Full Text:
PDFReferences
Shahiba, F. N & Sinaga, N. (2019). Gambaran Tingkat Pengetahuan Orangtua terhadap Kejang Demam pada Anak di Lingkungan X Kelurahan Tegal Sari Mandala II Medan. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara.
Tamsuri, A. (2012). Tanda-Tanda Suhu Tubuh. Jakarta: EGC.
Sastroasmoro, S. (2015). Panduan praktik klinis Departemen Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta.
Abidah, S. N & Novianti, H. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Sikap Orangtua dalam Penanganan Awal Kejang Demam pada Balita. Oksitosin: Jurnal Ilmu Kebidanan, Vol. 8, No. 2, Agustus 2021: 108 – 115.
Palealu, A. A. A., Palendeng, O. E. L & Kallo, V. pemberian Pendidikan Kesehatan tentang Penanganan Kejang Demam pada Anak Balita terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu. ¬e-journal Keperawatan (e-Kp) Volume 7 Nomor 2, Agustus 2019.
Notoatmodjo. S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: RinekaCipta.
Widagdo. (2012). Masalah dan Tatalaksana Penyakit Anak dengan Demam. Jakarta: Sagung Seto.
Budiman & Riyanto, A. (2013). Kapita selekta kuisioner, pengetahuan dan sikap dalam penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Kozier.B., Erb,G., Berman, A., & Snyder, S.J. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses&Praktik Volume 2. Jakarta: EGC
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id