PEMBERIAN MINYAK ZAITUN DAN PENGATURAN POSISI MIRING 30 DERAJAT MENURUNKAN KEJADIAN DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE

Atik Aryani, Widiyono Widiyono, Fajar Alam Putra

Abstract


Faktor risiko seseorang terkena dekubitus salah satunya adalah penyakit stroke. Prevalensi munculnya dekubitus adalah sebesar 67% pada pasien rawat inap jangka pendek, dan 92% pada pasien perawatan jangka panjang. Luka tekan meningkatkan mortalitas dan lama hari perawatan. Intervensi Keperawatan yang terpenting dalam menjaga integritas kulit adalah menjaga hidrasi kulit dalam batas wajar dengan pemberian pelembab salah satunya dengan minyak zaitun dan pengaturan posisi miring 30 derajat.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak zaitun dan pengaturan posisi miring 30 derajat terhadap kejadian dekubitus pasien stroke. Metode penelitian menggunakan Pre-Experimental with Pre and Post Test. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 30 responden. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi pressure ulcer data collecting form. Intervensi yang diberikan adalah pemberian minyak zaitun sekali sehari selama 7 hari dan pengaturan posisi miring 30 derajat. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilxocon. Hasil penelitian didapatkan ada perbedaan yang signifikan rerata dekubitus antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p-value = 0,000 (p < 0,05). Peneliti menyarankan pengunaan minyak zaitun secara topikal dapat diterapkan untuk mencegah luka tekan dan pengaturan posisi miring 30 derajat pada pasien terbaring di tempat tidur di rumah sakit.


Keywords


Dekubitus, Minyak Zaitun, Stroke

Full Text:

FULL ARTICLE PDF

References


Alimansur, M., & Santoso, P. (2019). Faktor resiko dekubitus pada pasien stroke. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1), 82-88.

World Health Organization. (2018). The top 10 causes of death. Diperoleh dari http://www.who.int/mediacentre/fact sheets/fs310/en/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.

Rendi, C. M., & Margareth, T. H. (2012). Asuhan keperawatan medikal bedah dan penyakit dalam.

Corwin, E. J. (2009). Buku saku patofisiologi. EGC.

Langhorne, P., Stott, D. J., Robertson, L., MacDonald, J., Jones, L., McAlpine, C., ... & Murray, G. (2000). Medical complications after stroke: a multicenter study. Stroke, 31(6), 1223-1229.

Bain, R. M. (2007). Pressure ulcers. In Fundamentals of Geriatric Medicine (pp. 531-546). Springer, New York, NY.

Suriadi, Sanada, H., Sugama, J., Thigpen, B., & Subuh, M. (2008). Development of a new risk assessment scale for predicting pressure ulcers in an intensive care unit. Nursing in critical care, 13(1), 34-43.

Astutik, A. M., & Huriah, T. (2017). Angka Kejadian Dan Faktor Resiko Dominan Terjadinya Pressure Ulcer. Adi Husada Nursing Journal, 3(1), 7-12.

Braden, B. J., & Maklebust, J. (2005). Preventing Pressure Ulcers with the Braden Scale: An update on this easy-to-use tool that assesses a patient’s risk. AJN The American Journal of Nursing, 105(6), 70-72.

National Pressure Ulcer Advisory Panel. (2014). International NPUAP/EPUAP pressure ulcer classification system. Prevention and Treatment of Pressure Ulcers: Quick Reference Guide, 11-13.

Nurarif, A. H., & Kusuma, H. (2015). Aplikasi asuhan keperawatan berdasarkan diagnosa medis & NANDA

Agustina, E. E. N. (2020). Peran Keluarga Dengan Pencegahan Decubitus Pada Pasien Stroke: Pasien Stroke. Jurnal Ilmiah Wijaya, 12(1).

Setiawan, H., Suhanda, S., Sopatilah, E., Rahmat, G., Wijaya, D. D., & Ariyanto, H. (2018). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan penderita diabetes mellitus. Proceeding of The URECOL, 241-248.

Sunarti, S. D. (2019). Upaya Perawat Dalam Pencegahan Pressure Ulcer Di Rsud Mardi Waluyo Kota Blitar. BMJ, 6(2), 193-200.

Potter, P. A., Perry, G. A., & Stockert, P. A. (2013). Hall Am. Fundamentals of nursing. Maryland Heights, Missouri: Mosby.

Jankowski, I. M. (2010). Tips for protecting critically ill patients from pressure ulcers. Critical Care Nurse, 30(2), S7-S9.

Reddy, M., Gill, S. S., & Rochon, P. A. (2006). Preventing pressure ulcers: a systematic review. Jama, 296(8), 974-984.

Wasliyah, S. (2018). Efektivitas penggunaan virgin coconut oil (VCO) dan minyak zaitun untuk pencegahan luka tekan grade I pada pasien yang berisiko mengalami luka tekan di RSU Kabupaten Tangerang. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 5(2), 192-205.

Suwardianto, H. (2017). Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Pencegahan Dekubitus Pada Keluarga Dengan Imobilisasi. In Prosiding Seminar Nasional dan Workshop Publikasi Ilmiah.

Schindler, C. A., Mikhailov, T. A., Kuhn, E. M., Christopher, J., Conway, P., Ridling, D., ... & Simpson, V. S. (2011). Protecting fragile skin: nursing interventions to decrease development of pressure ulcers in pediatric intensive care. American Journal of Critical Care, 20(1), 26-35.

Alfiyanti, D., Nurhaeni, N., & Eryando, T. (2012). Pengaruh Perawatan Kulit Berdasarkan Skor Skala Braden Q Terhadap Kejadian Luka Tekan Anak di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS. Tugurejo dan RS. Roemani Semarang. In Prosiding Seminar Nasional & Internasional (Vol. 1, No. 1).

Munoz, N., Posthauer, M. E., Cereda, E., Schols, J. M., & Haesler, E. (2020). The role of nutrition for pressure injury prevention and healing: the 2019 international clinical practice guideline recommendations. Advances in skin & wound care, 33(3), 123-136.

Chan, B. C., Nanwa, N., Mittmann, N., Bryant, D., Coyte, P. C., & Houghton, P. E. (2013). The average cost of pressure ulcer management in a community dwelling spinal cord injury population. International wound journal, 10(4), 431-440.

Perry, A. G., Potter, P. A., & Ostendorf, W. (2013). Clinical nursing skills and techniques. Elsevier Health Sciences.

Anders, J., Heinemann, A., Leffmann, C., Leutenegger, M., Pröfener, F., & von Renteln-Kruse, W. (2010). Decubitus ulcers: pathophysiology and primary prevention. Deutsches Ärzteblatt International, 107(21), 371.

Alimansur, M., & Santoso, P. (2019). Faktor resiko dekubitus pada pasien stroke. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1), 82-88.

Saghaleini, S. H., Dehghan, K., Shadvar, K., Sanaie, S., Mahmoodpoor, A., & Ostadi, Z. (2018). Pressure ulcer and nutrition. Indian journal of critical care medicine: peer-reviewed, official publication of Indian Society of Critical Care Medicine, 22(4), 283.

Black, J., Baharestani, M. M., Cuddigan, J., Dorner, B., Edsberg, L., Langemo, D., ... & Taler, G. (2007). National Pressure Ulcer Advisory Panel's updated pressure ulcer staging system. Advances in skin & wound care, 20(5), 269-274.

Melo, P. G., Mota, J. F., Nunes, C. A., Amaral, K. V., Coelho, A. S., & Bachion, M. M. (2020). Anthropometric, Biochemical, and Food Consumption Parameters are Associated with Venous Leg Ulcer Area and Duration. Advances in Skin & Wound Care, 33(9), 476-481.

Kale, E. D., Nurachmah, E., & Pujasari, H. (2014). Penggunaan Skala Braden Terbukti Efektif dalam Memprediksi Kejadian Luka Tekan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 17(3), 95-100.

Jansen, R. C. S., Silva, K. B. D. A., & Moura, M. E. S. (2020). Braden Scale in pressure ulcer risk assessment. Revista Brasileira de Enfermagem, 73.

Varaei, S., Shirbeygi, L., Farahani, L., Eslami Hasan Abadi, Z., & Shamsizadeh, M. (2019). Comparison the effects of massage with olive oil and sweet al.monds oil on prevention of pressure ulcer in hospitalized patients in ICU. Avicenna Journal of Nursing and Midwifery Care, 27(5), 353-360.

Prastiwi, F., & Lestari, S. P. (2022). Efektifitas Minyak Zaitun Dalam Pencegahan Ulkus Dekubitus. Majalah Kesehatan FKUB, 8(4), 233-241.

Saragih, N. P. (2020). Pengaruh Pemberian Minyak Zaitun Dalam Pencegahan Dekubitus Pada Pasien Stroke Di Ruang Icu Di Murni Teguh Memorial Hospital Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Maksitek, 5(3), 150-154.

Orey, C. (2008). Khasiat Minyak Zaitun. PT Mizan Publika.

Mursyid, A. M. (2017). Evaluasi Stabilitas Fisik Dan Profil Difusi Sediaan Gel (Minyak Zaitun). Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 4(1), 205-211.

Faridah, U., Sukarmin, S., & Murtini, S. (2019). Pengaruh Posisi Miring Terhadap Dekubitus Pada Pasien Stroke Di Rsud Raa Soewondo Pati. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 10(1), 155-162.

Defloor, T., Schoonhoven, L., Fletcher, J., Furtado, K., Heyman, H. W., Lubbers, M. J., ... & Soriano, J. V. (2005). Statement of the European Pressure Ulcer Advisory Panel-Pressure Ulcer Classification: Differentiation Between Pressure Ulcers and Moisture Lesions.

Aini, F., & Purwaningsih, H. (2013). Pengaruh Alih Baring terhadap Kejadian Dekubitus pada Pasien Stroke yang Mengalami Hemiparesis di Ruang Yudistira di RSUD Kota Semarang. Semarang: STIKES Ngudi Waluyo.

Bereded, D. T., Salih, M. H., & Abebe, A. E. (2018). Prevalence and risk factors of pressure ulcer in hospitalized adult patients; a single center study from Ethiopia. BMC research notes, 11(1), 1-6.

Kaya, B. B. (2019). Pressure ulcer rates of stroke patients in a public rehabilitation hospital and training rates of nurses for pressure ulcer. J. Surg. Med, 3, 512-514.




DOI: https://doi.org/10.52822/jwk.v7i1.394

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

________________________________________________________

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685, Faks. 0725-46685

Terindex di:
JournalStories Main logo

This work is licensed:
Creative Commons License

Under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.