Mengontrol Kecemasan dengan Dukungan Spiritual

Roni Prasetyo1 Sulastri Sulastri2* Yuniastini Yuniastini3 Yuliati Amperaningsih4 Purwati Purwati5
(1) Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
(2) Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
(3) Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
(4) Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
(5) Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
(*) Corresponding Author

Abstract

Pembedahan merupakan ancaman potensial atau aktual terhadap integritas seseorang yang dapat menimbulkan reaksi stres fisiologis dan psikologis, dan merupakan pengalaman yang sulit bagi hampir semua pasien. Kecemasan merupakan keluhan yang umum dialami oleh individu yang akan menghadapi operasi. Respon emosional yang dialami akibat rasa takut disebabkan oleh paparan fisik atau psikologis terhadap situasi yang mengancam seperti pembedahan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh Dukungan Spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien saat menghadapi operasi dan mendeskripsikan respon kecemasan pasien pra operasi sebelum dan sesudah diberikan terapi Dukungan Spiritual. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test design. Sampel dalam penelitian berjumlah 32 responden yang mengalami kecemasan saat menghadapi operasi. Variabel penelitiannya adalah kecemasan pre operasi sebelum dan sesudah diberikan dukungan spiritual. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZS-RAS) dan dianalisis secara statistik dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil rata-rata yang diperoleh adalah tingkat kecemasan sebelum diberikan terapi Dukungan Spiritual sebesar 46,03 dengan standar deviasi sebesar 4,381, sedangkan nilai rata-rata pengukuran kecemasan setelah diberikan terapi Dukungan Spiritual sebesar 40,78 dengan standar deviasi sebesar 3,850. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank diperoleh nilai p value sebesar 0,000. Pembedahan adalah situasi yang mengancam secara fisik dan psikologis. Respon yang umum dialami adalah kecemasan. Terapi yang efektif dapat dilakukan yaitu dukungan spiritual. Seseorang akan merasa tenang dengan berserah diri kepada sang pencipta.

Keywords


Dukungan spiritual, Kecemasan, pasien pra operasi

Full Text:

PDF

References


Rismawan, W. Anxiety Levels Of Pre-Operating Patients At Dr. Soekardjo Hospital, Tasikmalaya City.Bakti Tunas Husada Health Journal: Journal of Nursing Sciences, Health Analyst and Pharmacy,19(1), 6570; 2019.https://doi.org/10.36465/jkbth.v19i1.451

Fahmawati. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta; 2018

Leniwita, H.Hubungan Pengetahuan Dan Karakteristik Pasien Terhadap Kecemasan Dalam Menghadapi Operasi Di Rsu Uki Jakarta Tahun 2017: 2019.http://repository.uki.ac.id/1743/12/HubunganPengetahuan.pdf.

Amarillah, Kharisma Dwiarrum.Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Ibu Pre Operasi Sectio Caesarea di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta; 2017.http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/15652.

Keumalahayati, K., & Supriyanti, S. Pengaruh Terapi Musik Klasik Beethoven untuk Mengurangi Kecemasan pada Ibu Hamil Pra Operasi Caesar.Jkep,3(2), 96107; 2018.https://doi.org/10.32668/jkep.v3i2.205

Rokawie, A. O. N., Sulastri, S., & Anita, A. Relaksasi Napas Dalam Mengurangi Kecemasan pada Pasien Pra Bedah Perut.Jurnal Kesehatan,8(2), 257; 2017.https://doi.org/10.26630/jk.v8i2.500

Faizal, K. M., & Putri, K. E. Pengaruh Dukungan Spiritual Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Pra Operasi Di Ruang Bedah RS Depati Bahrin Kabupaten Bangka.Malahayati Nursing Journal,3(1), 1928; 2021.https://doi.org/10.33024/manuju.v3i1.3575

Stuart, G.W. Prinsip Stuart dan praktik keperawatan kesehatan mental, Singapura: elsevier; 2022

Notoadmodjo.Metodologi Penelitian Kesehatan (Mould To). PT Rineka Cipta; 2018

Firmanti, T., & Ariffudin, Y.Pengaruh Terapi Psikoreligius terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pra Operasi di Ruang Bedah Kecelakaan RSUD Blambangan.1(1), 4553; 2012.

Suparyadi, P., Handayani, R.N., & Sumarni, T.Pengaruh Pemberian Terapi Murottal Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Preoperatif Open Reduction Internal Fixation (ORIF) Di Ruang Instalasi Bedah Sentral RS Siaga Medika Banyumas. 10701081; 2021

Rahmawati, R., & Muhimmi, A.Asuhan rohani membaca doa dan dzikir pada kegelisahan pasien pre operasi caesar.07, 7784; 2016.http://journal.aakdelimahusadagresik.ac.id/index.php/JNC/article/view/117

Ningrum, A., & Maryani, L.Pengaruh Terapi Psikoreligius Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Bedah Sectio Caesarea.AKU AKU AKU(1); 2015

Ariyanti, M., Bahtiar, H., & Melati, A. Efektivitas Pemberian Terapi Murotal Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Fraktur Pra Operasi Di Ruang Kemuning Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi (RSUP) NTB.288(1), 127; 2015.

Sidabutar, R. Rahmadani. (2021). Pengaruh Bantuan Doa dan Layanan Rohani Tawakkal Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Fraktur Tertutup Pra Operasi di RS Muhammadiyah Lamongan.Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera,19(2), 140.

Kasron, & Sokeh. Pengaruh Tuntunan Sholat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pra Operasi Di Ruang Instalasi Bedah Sentral RS Islam Fatimah Cilacap.Al-Irsyad Health Journal,XII(1), 4755; 2019




DOI: https://doi.org/10.52822/jwk.v8i2.529

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

___________________________________________________________________
Jurnal Wacana Kesehatan
ISSN 2088-5776 (print) | 2541-6251 (online)
Managed by: Research and Community Service Institute
Published by: Akademi Keperawatan Dharma Wacana Metro
W: https://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/
E: lppmakdw@gmail.com

 This work is licensed Under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Creative Commons License