Gambaran Kehamilan Risiko Tinggi Faktor 4T (Terlalu Muda, Tua, Dekat, Sering) Di Puskesmas Bantul 1

Siti Aisyah Amini1* Fitnaningsih Endang Cahyawati2
(1) Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
(2) Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract

Kehamilan berisiko tinggi merupakan kondisi yang meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kehamilan berisiko tinggi adalah faktor 4T, yaitu terlalu muda (<20 tahun), terlalu tua (>35 tahun), terlalu dekat jarak kehamilan (<24 bulan), dan terlalu sering melahirkan (≥4 kali). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kehamilan berisiko tinggi berdasarkan faktor 4T pada ibu hamil di Puskesmas Bantul 1. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan antenatal di Puskesmas Bantul 1. Sampel berjumlah 104 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan selama satu hari dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari rekam medis periode Januari 2025 hingga Maret 2026 menggunakan lembar observasi, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 7 responden (6,7%) termasuk kategori terlalu muda, 57 responden (54,8%) terlalu tua, 37 responden (35,6%) memiliki jarak kehamilan terlalu dekat, dan 11 responden (10,6%) termasuk kategori terlalu sering melahirkan. Faktor yang paling dominan adalah usia ibu terlalu tua (>35 tahun). Dapat disimpulkan bahwa faktor usia terlalu tua merupakan faktor 4T yang paling banyak ditemukan pada ibu hamil di Puskesmas Bantul 1. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan deteksi dini, edukasi, dan pemantauan kehamilan secara optimal, terutama pada ibu dengan usia lebih dari 35 tahun, untuk mencegah terjadinya komplikasi maternal dan neonatal 

Keywords


Deteksi Dini; Faktor 4T; Ibu Hamil; Kehamilan Berisiko Tinggi; Usia Ibu

Full Text:

PDF

References


Damayanti, E., Zumrotun Nisak, A., & Nasriyah. (2024). Analisis Empat Terlalu Terhadap Risiko Tinggi Kehamilan. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 16, 238–248.

Darwati, A., Hutari, ), Astuti, P., & Wulandari, R. (2024). Gambaran Kehamilan Dengan Risiko 4 Terlalu Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Imogiri 1 Bantul Yogyakarta 1).

Desmariyenti, & Arisonaidah, Y. (2025). Hubungan Pendidikan Dengan Kehamilan Resiko Tinggi Ibu Hamil. Journal Of Midwifery Sempena Negeri, 5, 66–70.

Ekayanti, & Mutmainah. (2024). Analisis Kehamilan Resiko 4t Pada Ibu Hamil Didesa Pasirgintung Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak Tahun 2023. Bina Generasi ; Jurnal Kesehatan, 15(2), 2024.

Hazairin, A. M., Arsy, A. N., Indra, R. A., & Susanti, A. I. (2021). Gambaran Kejadian Risiko 4t Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Jatinangor. Jurnal Bidan Cerdas, 3(1), 10–17.

Kartikasari, R., Rohani, S., & Irianti, S. (2025). Hubungan Antara Risiko 4 Terlalu Dan Kepatuhan Antenatal Care (Anc) Dengan Komplikasi Persalinan. Faletehan Health Journal,

Kemenkes. (2019). P4k Persalinan Anak.

Kemenkes Ri. (2024, October 16). Kehamilan Resiko Tinggi. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Lusiyani, E., & Retno Asih, F. (2024). Prevalensi Kehamilan Risiko Tinggi Dan Hubungannya Dengan Kualitas Hidup Ibu Hamil Prevalence Of High-Risk Pregnancy And Its Relationship With Quality Of Life Of Pregnant Women. Journal Of Biostatistics And Demographic Dynamic, 4, 1–7.

Norfitri, R., & Zubaidah. (2023). Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 11(2), 75–80.

Purwaningsih, T., Ulfah, M., & Himawan, F. (2023). Identifikasi Faktor Risiko Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Slawi Kabupaten Tegal. Jik Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(2), 257.

Sekar. (2024, June 3). Kehamilan Berkualitas Dengan Menghindati “4 Terlalu. Universitas Alma Ata.

Sihite, J. S. (2024). Hubungan Kehamilan Risiko Tinggi Umur Dengan Kejadian Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Aek Parombunan Kota Sibolga Tahun 2024. Jurnal Riset Ilmiah, 1(7), 577–585.

Who. (2025, April 7). Angka Kematian Ibu.

Yugi Gladeva Antari. (2022). Gambaran Komplikasi Ibu Hamil Risiko Tinggi (4t) Overview Of Complications For High-Risk Pregnant Women (4t). Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(2), 10–14

Holila, Suprida & Silaban, T. D. S., 2023. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kehamilan Risiko Tinggi. 13(25).

Pohan, R. A., Rambe, K. S. & Pemiliana, P. D., 2025. Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Di Klinik Bersalin Bidan Herlina. 7(3).

Murti Puspitaningrum, E., Triwijayanti, Y. & Martini, 2025. Hubungan Faktor Usia Dan Pendapatan Terhadap Status Gizi Ibu Hamil Di Puskesmas Margorejo Kota Metro. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(3), pp. 11178-11183.

Indah Lestari, N., Indriyani Aslina, W. & Wati, D. L. A., 2025. Hubungan Indeks Masa Tubuh Pra-Kehamilan Dengan Kejadian Kehamilan Resiko Tinggi: Studi Retrospektif. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(6), Pp. 477-484.

Loisza, A., 2021. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingginya Kehamilan Risiko Tinggi Di Puskesmas Puter. Jurnal Kesehatan Rajawali, 10(3), Pp. 1-10.

Gentina & Siregar, P., 2023. Jurnal Kesehatan Rajawali. The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research, 1(9), pp. 22-27.




DOI: https://doi.org/10.52822/jwk.v11i1.961

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

___________________________________________________________________
Jurnal Wacana Kesehatan
ISSN 2088-5776 (print) | 2541-6251 (online)
Managed by: Research and Community Service Institute
Published by: Fakultas Kesehatan Universitas Dharma Wacana Metro
W: https://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/
E: lppmakdw@gmail.com

a This work is licensed Under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Creative Commons License